POSKOTA.CO.ID - Crescendo meluncurkan Revolution 7A4 v2, amplifier flagship empat kanal yang dirancang dan direkayasa di Indonesia.
Produk ini dikembangkan untuk menghadirkan reproduksi musik yang natural, dinamis, detail, dan tetap nyaman didengarkan dalam perjalanan panjang.
Pengembangannya dipimpin Andreas Tjahjadi, CEO Audio Plus Group sekaligus founder dan desainer utama Crescendo. Revolution 7A4 v2 mengusung filosofi Zero Coloration, yaitu meminimalkan karakter tambahan dari amplifier agar vokal terdengar natural, transien instrumen lebih cepat, bass tetap terkontrol, dan soundstage stabil.
Amplifier ini menggunakan arsitektur Pure Amplification dengan jalur sinyal sederhana, tanpa crossover maupun DSP internal. Fitur preamp bypass dan penghilangan inverting module juga dirancang untuk menjaga kejernihan, detail, serta dinamika musik.
Baca Juga: Brand Audio Mobil Indonesia Tembus Eropa, Crescendo Tampil di Austria

Dari sisi teknis, Revolution 7A4 v2 mendapatkan pembaruan Buffered VAS dengan kemampuan arus hingga 400 kali lebih besar dibanding generasi sebelumnya. Dipadukan dengan transistor final ON Semiconductor MJW, teknologi ini membantu amplifier merespons perubahan energi musik dengan cepat dan mengontrol speaker secara stabil.
Kemampuannya turut diuji dalam kompetisi. Pada 2026 EMMA Eurofinal, Revolution 7A4 v2 digunakan sebagai penguat daya utama pada delapan sistem yang berhasil meraih piala.
Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keseluruhan sistem dan tim, sekaligus menunjukkan konsistensi amplifier dalam konfigurasi yang menuntut presisi tinggi.
“Kami tidak mengembangkan amplifier untuk menghasilkan kesan yang berlebihan dalam waktu lima menit pertama. Pertanyaan kami selalu sama: apakah musik tetap terasa natural, hidup, dan nyaman setelah didengarkan dalam perjalanan panjang?” ungkap Andreas.
Melalui Revolution 7A4 v2, Crescendo menegaskan komitmennya mengembangkan teknologi audio mobil Indonesia dengan pengalaman menikmati musik sebagai tujuan utama dari setiap keputusan rekayasa.
