10 Cara Efektif Mengenalkan Puasa pada Anak Sejak Dini, Orang Tua Wajib Tahu

Selasa 17 Feb 2026, 10:00 WIB
Ilustrasi seorang anak sedang berpuasa (Sumber: Unsplash)

Ilustrasi seorang anak sedang berpuasa (Sumber: Unsplash)

Anak perlu memahami mengapa mereka berpuasa. Jelaskan dengan bahasa sederhana, seperti “Puasa membuat kita belajar sabar dan ingat bahwa masih banyak orang yang tidak selalu punya makanan.” Pemahaman yang benar membuat anak menjalani puasa dengan hati yang lebih ikhlas.

4. Menyiapkan Makanan Favorit Saat Berbuka

Memberikan sedikit “reward” dapat meningkatkan motivasi anak. Mengajak anak memilih menu berbuka juga memberi pengalaman emosional positif. Dengan demikian, mereka akan merasa dihargai dan bangga atas pencapaian hari itu.

5. Mengisi Waktu Ngabuburit dengan Aktivitas Positif

Waktu menunggu berbuka bisa terasa lama bagi anak. Orang tua dapat mengajaknya melakukan aktivitas ringan seperti membuat takjil, membaca buku, bermain, atau belajar mengaji. Aktivitas positif akan membuat anak lupa rasa lapar sekaligus menambah keceriaan selama berpuasa.

6. Memberikan Teladan yang Baik

Anak adalah peniru yang ulung. Ketika mereka melihat orang tuanya berpuasa dengan penuh kesabaran, tidak mengeluh, dan tetap menjalankan aktivitas dengan tenang, mereka akan termotivasi untuk melakukan hal serupa. Teladan adalah metode pendidikan paling efektif.

7. Memberikan Penghargaan Saat Lebaran

Bentuk apresiasi tidak selalu berupa hadiah. Kalimat sederhana seperti “Kamu hebat sudah berusaha puasa tahun ini” dapat memberikan dampak psikologis positif. Anak akan merasa dihargai, sehingga pada tahun berikutnya mereka lebih semangat berpuasa.

8. Menciptakan Suasana Puasa yang Menyenangkan

Kenyamanan dalam keluarga sangat berpengaruh pada semangat anak. Orang tua dapat membuat suasana sahur lebih menyenangkan, menyediakan menu favorit, atau melibatkan anak dalam kegiatan ibadah seperti tadarus dan salat berjamaah.

9. Menanamkan Nilai Keikhlasan dan Niat

Ajarkan anak bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga ibadah yang dilakukan dengan niat tulus. Penjelasan ini membangun fondasi spiritual anak agar memahami puasa secara utuh.

10. Mengajarkan Sabar dan Pengendalian Diri

Puasa adalah sarana pendidikan karakter. Jelaskan pada anak bahwa selama puasa mereka harus menahan amarah, tidak berkata kasar, dan berbuat baik kepada orang lain. Dengan demikian, anak belajar bahwa puasa membentuk sikap dan perilaku positif.

Baca Juga: NU Terbitkan 5 Point Penetapan Awal Ramadhan 1447 H, 1 Ramadhan Berpotensi Jatuh pada 19 Februari 2026

Manfaat Puasa untuk Anak

1. Melatih Kestabilan Emosi

Puasa membantu anak memahami bahwa keinginan tidak selalu harus segera dipenuhi. Hal ini membentuk kontrol emosi dan mengurangi tantrum.

2. Membantu Mencegah Obesitas

Dengan pola makan yang lebih teratur selama puasa, anak belajar mengontrol makan dan menghindari kebiasaan makan berlebihan yang berpotensi menyebabkan obesitas.

3. Mengembangkan Empati

Puasa membuat anak merasakan bagaimana rasanya menahan lapar, sehingga mereka lebih mudah berempati dan belajar berbagi kepada sesama.


Berita Terkait


News Update