KEMAYORAN, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan tiga lokasi aksi unjuk rasa di Jakarta Pusat, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Ratusan personel gabungan tersebut melibatkan unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek jajaran, serta unit pengamanan lainnya.
“Sebanyak 967 personel gabungan Polda, Polres, Polsek jajaran, Yan Unras Wil Jakpus lainnya kami siapkan untuk mengamankan rangkaian aksi unjuk rasa hari ini,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri saat dikonfirmasi Poskota, Jumat, 13 Februari 2026.
Menurut Erlyn, pengamanan diawali dengan Tactical Wall Game (TWG) dan apel pengamanan aksi dari Perkumpulan Mahasiswa Mandailing Natal bersama sejumlah elemen massa di wilayah Gambir sekitar pukul 08.00 WIB.
Baca Juga: Unjuk Rasa Warga Penjaringan, Tolak Aktivitas Sampah Ilegal di Kawasan Muara Baru
Lalu pukul 11.00 WIB, pengamanan dilakukan untuk aksi dari Aqsa Working Group di depan Kedutaan Besar Palestina di Indonesia, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Kemudian, lanjut Erlyn, pada waktu yang sama, personel juga disiagakan untuk mengawal aksi dari Pergerakan Mahasiswa Nasional di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Ia menegaskan pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis guna memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.
“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya,” ucap Erlyn.
Erlyn juga mengingatkan peserta aksi agar menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan provokatif maupun anarkis selama menyampaikan pendapat di muka umum.
Ia menekankan agar orasi dilakukan secara damai dan tidak memicu provokasi.
“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” imbau Erlyn.
