Ustadz Khalid pun mengingatkan para orang tua agar tidak menjadikan istilah puasa setengah hari atau puasa bedug sebagai suatu kebiasaan yang turun temurun.
"Jangan ini diturun temurunkan seakan-akan ada puasa setengah hari dalam syariat. Gak ada puasa setengah hari itu," lanjutnya.
Ustadz Khalid mengatakan, sebaiknya para orang tua memberikan pemahaman yang tepat kepada anak bahwa puasa harus dilakukan satu hari penuh dari terbit fajar hingga terbenam matahari atau Maghrib.
Apabila anak gagal puasa selam sehari penuh, maka beri pengertian dan ajak anak untuk mencoba lagi pad sesok hari.
