Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2026 Telah Dibuka: Ketahui Kuota, Syarat, hingga Cara Daftar

Kamis 12 Feb 2026, 17:20 WIB
Informasi mudik gratis Jasa Raharja 2026. (Sumber: Instagram/@pt_jasaraharja)

Informasi mudik gratis Jasa Raharja 2026. (Sumber: Instagram/@pt_jasaraharja)

POSKOTA.CO.ID - Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi momen yang paling ditunggu para perantau. Namun setiap tahun, kenaikan harga tiket transportasi sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Karena itu, program mudik gratis kembali menjadi sorotan publik, terutama program Mudik Gratis Jasa Raharja yang menjadi bagian dari agenda besar Mudik Asyik Bersama BUMN 2026.

Sejak awal Februari, pencarian terkait jadwal pembukaan pendaftaran mudik gratis semakin ramai di media sosial dan mesin pencari. Banyak masyarakat berharap bisa mendapatkan kursi perjalanan tanpa biaya sekaligus menikmati moda transportasi yang lebih aman dan terkoordinasi.

Program ini bukan sekadar bantuan perjalanan, melainkan upaya pemerintah dan BUMN untuk menekan risiko kecelakaan serta memastikan perjalanan mudik berlangsung tertib. Jasa Raharja berperan sebagai koordinator yang menaungi berbagai BUMN penyelenggara dengan sistem pendaftaran terintegrasi.

Baca Juga: Awal Ramadhan 2026 Mulai Kapan? Gerhana Matahari Cincin Jadi Penentu Astronomis

Jadwal Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja 2026

Diperkirakan pendaftaran program Mudik Gratis Jasa Raharja 2026 dijadwalkan mulai dibuka pada 12 Februari 2026 hingga 28 Februari 2026. Meski demikian, calon pemudik perlu bergerak cepat.

Sistem pendaftaran menggunakan prinsip siapa cepat dia dapat. Jika kuota terpenuhi sebelum tanggal penutupan, pendaftaran bisa dihentikan lebih awal.

Kuota Mudik Gratis 2026: Persaingan Ketat

Skala program mudik bersama tahun 2026 tergolong besar. Pemerintah menargetkan lebih dari 100 ribu pemudik dapat diberangkatkan melalui berbagai moda transportasi.

Beberapa rincian armada yang disiapkan meliputi:

  • Lebih dari 1.300 unit bus dengan sekitar 63 ribu kursi
  • 94 rangkaian kereta api untuk sekitar 32 ribu penumpang
  • 41 kapal laut dengan kapasitas sekitar 5 ribu penumpang

Meski angka tersebut terlihat besar, persaingan tetap ketat mengingat jumlah perantau yang ingin pulang kampung jauh lebih banyak.

Kesalahan yang Sering Membuat Pendaftaran Gagal

Banyak calon peserta gagal mendapatkan kursi bukan karena kuota habis, melainkan kesalahan teknis yang sebenarnya bisa dihindari.

  1. Menunda pendaftaran sampai mendekati batas waktu, padahal kuota bisa habis kapan saja
  2. Data NIK dan KK tidak sinkron dengan data Dukcapil sehingga verifikasi gagal
  3. Mendaftar di lebih dari satu program BUMN yang membuat sistem otomatis menggugurkan data
  4. Memastikan data benar dan mendaftar lebih awal menjadi kunci keberhasilan.

Berita Terkait


News Update