JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Dinas Bina Marga Jakarta memonitoring fasilitas umum yang rawan dicuri. Langkah itu menyusul pencurian aset milik pemerintah daerah.
"Tindakan tersebut tidak hanya merugikan aset daerah, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna fasilitas umum," kata Kapusdatin Bina Marga Jakarta, Siti Dinarwenny lewat pesan singkat, Jumat, 13 Februari 2026.
Siti mengatakan, segala bentuk perusakan dan pencurian terhadap fasilitas umum sangat merugikan seluruh pihak, terutama masyarakat. Pasalnya tindakan yang tidak bertanggung jawab ini dapat mengganggu struktur bangunan.
Dinas Bina Marga Jakarta telah melakukan langkah pengamanan terhadap fasilitas umum dengan memasang CCTV di sejumlah lokasi, seperti pada underpass, rumah pompa dan sejumlah titik Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
Baca Juga: Bina Marga Perbaiki Jalan Flyover Grogol Rusak Penyebab Ojol Kecelakaan
"Tidak hanya itu, kami juga terus melakukan monitoring serta pemantauan terhadap fasilitas umum yang berkaitan dengan kebinamargaan," ujarnya.
Bina Marga mengapresiasi pihak kepolisian yang bergerak cepat dalam pengungkapan peristiwa-peristiwa tersebut. Aksi vandalisme diharapkan tidak terulang kembali.
"Dinas Bina Marga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut menjaga fasilitas umum," ucapnya.
Humas MRT Jakarta, Angga Satria Perdana mengungkapkan, belum ada kasus pencurian pada 2025.
Baca Juga: Ruas Jalan Depan Mal Taman Anggrek Rusak, Bina Marga Sebut Kewenangan dari Pengembang
"Hingga saat ini belum terdapat data terkait pencurian aset milik MRT Jakarta selama tahun 2026," tuturnya.
