Pedagang Pasar Cipulir Keluhkan Banjir Sebut Saluran Air Tak Berfungsi Maksimal

Selasa 10 Feb 2026, 14:21 WIB
Potret Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Potret Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

"Alhamdulillah penjualan memang lagi meningkat (menjelang Ramadan)," sambungnya.

Ia pun berharap saluran air atau gorong-gorong dapat berfungsi dengan maksimal sehingga pasar tidak lagi terendam banjir.

"Maunya pasar harus dibenerin gitu gorong-gorongnya. Ini banjir bukan karena dari kali, tapi karena hujan, salurannya, jadi airnya mengalirnya ke pasar dari jalan raya," harapnya.

Baca Juga: PopBox Hadir di IIMS 2026: Solusi Praktis Titip Barang untuk Pengunjung Infinite Live & Show

Banjir sampai Selutut Orang Dewasa

Suasana Pasar Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Februari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Salbiah, pedagang kopi dan makanan juga mengeluhkan hal serupa terkait kondisi banjir yang berada di Pasar Cipulir.

Terakhir air yang masuk ke kios-kios pedagang hingga mencapai selutut orang dewasa.

"Asal setiap hujan banjir, tinggi air bisa mencapai satu meter (di jalan raya)," kata Salbiah.

"Di sini (deretan) kios banjir udah semata kaki, saya udah sebetis," sambungnya.

Baca Juga: Profil Putri Intan Kasela: Usia, Orang Tua, dan Perannya sebagai Rusmiati di Film Kuyank 2026

Ia mengaku ketika banjir melanda, dirinya mengalami kerugian karena barang dagangannya ikut hanyut terbawa arus.

Salbiah berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa mengatasi banjir yang melanda kawasan Pasar Cipulir tersebut.

"Kalau bisa tolonglah itu jalanannya, salurannya itu kalau bisa dibersihin, dirapihin. Jangan hanya difoto doang dikerjain kagak," ucap dia.


Berita Terkait


News Update