JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno melakukan peninjauan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Februari 2026.
Peninjauan itu dilakukan mengingat setiap hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan Kali Pesanggerahan meluap, sehingga menyebabkan Pasar Cipulir terendam banjir.
Rano menyebut, pasar berada di titik terendah Jalan Raya Ciledug dan dikelilingi Kali Pesanggrahan yang membentuk pola menyerupai tapal kuda. Hal inilah yang dinilai Rano menjadi penyebab kawasan tersebut kerap terdampak banjir.
"Pasar Cipulir ini memang berada pada titik terendah di Jalan Ciledug ini memang problematikanya seperti itu, Ini dikelilingi oleh Kali Pesanggrahan," ujar Rano.
Baca Juga: BGN Catat 475 SPPG Beroperasi di Jakarta, 566 Dalam Persiapan
"Kemudian, sejak dulu Pasar Cipulir memang banjir, bukan hanya sekali ini saja, sejak dulu (banjir) akibat luapan dari Kali Pesanggrahan ini," katanya.
Selain genangan, Rano menyebut kerusakan turap Kali Pesanggrahan di pintu masuk pasar juga menyebabkan amblasnya tembok pagar pembatas pasar sepanjang kurang lebih 33 meter.
"Kerusakan turap Kali Pesanggrahan yang berada di pintu masuk Pasar Cipulir mengakibatkan amblasnya tembok," ucap Rano.
Untuk mengatasi hal tersebut, Rano memastikan Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan perbaikan di pasar tersebut, mengingat beberapa waktu ke depan akan menyambut hari besar keagaaman.
Baca Juga: Imlek 2026 di Jakarta: Inilah 10 Daftar Acara Mulai 13 Februari yang Wajib Kamu Kunjungi
"Kita akan berupaya secepat-cepatnya untuk bisa menangani karena kita sadar sebentar lagi bulan puasa, juga mungkin artinya akan ada Hari Raya. Ini kan bagian dari Perumda Pasar Jaya," ungkap Rano.
