POSKOTA.CO.ID - Layanan Buy Now Pay Later (BNPL) seperti GoPaylater semakin populer di Indonesia. Seiring meningkatnya pemakai, muncul pertanyaan yang terus berulang: apakah limit GoPaylater bisa dicairkan menjadi uang tunai ke rekening atau dompet digital lain?
Jawabannya tidak sesederhana ya atau tidak. Secara resmi, GoPaylater memang bukan produk pinjaman tunai.
Namun di lapangan, pengguna menemukan sejumlah skema alternatif untuk “memindahkan” limit tersebut. Tiap cara memiliki ongkos, risiko, dan konsekuensi hukum maupun finansial.
Berikut penjelasan lengkap agar tidak salah langkah.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Dampak Telat Bayar Shopee Paylater terhadap Skor Kredit dan Akun
Apa Itu GoPaylater dan Bagaimana Limit Diberikan?

GoPaylater merupakan fasilitas pembayaran tunda yang terhubung dengan ekosistem Gojek, GoPay, dan Tokopedia. Pengguna dapat bertransaksi sekarang dan melunasi di akhir periode atau melalui cicilan.
Per 2026, layanan ini dioperasikan oleh PT Multifinance Anak Bangsa (PT MAB) dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Besaran limit berbeda tiap pengguna, tergantung profil risiko dan riwayat transaksi. Ada limit permanen, limit tambahan sementara, hingga limit khusus QRIS.
Semua tagihan tetap jatuh tempo di tanggal yang sama.
Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Paylater Bisa Membuat Kamu Miskin Perlahan
Apakah GoPaylater Bisa Dicairkan Langsung?
Secara fitur resmi di aplikasi, tidak bisa.
GoPaylater dirancang untuk membayar barang atau jasa di merchant mitra.
