Cara Ubah Limit GoPaylater Jadi Uang Tunai, Apakah Aman atau Berisiko?

Senin 09 Feb 2026, 14:14 WIB
Ilustrasi. Ubah limit GoPaylater jadi uang tunai (Sumber: Gopay)

Ilustrasi. Ubah limit GoPaylater jadi uang tunai (Sumber: Gopay)

Metode ini cukup populer karena biayanya kecil, tetapi tetap perlu akun usaha dan verifikasi.

  1. Melalui Marketplace

Caranya dengan membeli produk digital atau voucher tertentu dari seller yang bersedia membantu mencairkan dana. Setelah transaksi selesai, penjual mentransfer uang ke rekening pembeli.

Risikonya ada pada kepercayaan ke seller serta perubahan aturan marketplace.

  1. Konversi ke E-Wallet Lain

Tidak bisa langsung. Umumnya limit diubah dulu menjadi dana di rekening bank, baru dari situ dilakukan top-up ke DANA, OVO, atau ShopeePay.

Ada juga metode voucher, tetapi stok dan metode pembayarannya tidak selalu tersedia.

Perbandingan Singkat Metode

Secara umum:

  • Perantara transfer -> cepat, biaya ringan, relatif aman.
  • QRIS -> paling murah, tapi menunggu kliring.
  • Marketplace -> fleksibel, namun risiko lebih tinggi.
  • Gestun pihak ketiga -> praktis tapi sangat berbahaya karena bisa berujung blokir akun.

Risiko yang Wajib Dipahami

Inilah bagian yang sering diabaikan.

Bunga dan Biaya

Jika memakai cicilan, bunga berjalan setiap bulan. Selain itu ada biaya layanan rutin. Semakin lama tenor, semakin besar total pembayaran.

Pengaruh ke SLIK OJK

Riwayat GoPaylater tercatat di sistem kredit nasional. Telat bayar dapat menyulitkan pengajuan KPR, kartu kredit, atau pinjaman lain di masa depan.

Potensi Pelanggaran Ketentuan

Penggunaan jasa gestun ilegal dapat dianggap melanggar syarat layanan dan berisiko pembekuan permanen.

Tips Jika Tetap Ingin Mencairkan

Gunakan metode berbiaya rendah, pilih tenor paling pendek, dan pastikan cicilan masih dalam batas kemampuan bayar.

Banyak perencana keuangan menyarankan total utang konsumtif idealnya tidak melebihi 30-40 persen penghasilan bulanan.


Berita Terkait


News Update