Banyak yang Keliru! Ini Kesalahan Pengguna SPayLater dan SPinjam Saat Tak Mampu Bayar

Senin 09 Feb 2026, 15:57 WIB
Ilustrasi. Kesalahan pengguna SpayLater dan Spinjam. (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi. Kesalahan pengguna SpayLater dan Spinjam. (Sumber: Pinterest)

Ketika jatuh tempo datang, pikiran sering langsung dipenuhi bayangan buruk. Akibatnya, keputusan diambil hanya untuk meredakan rasa takut sesaat, bukan menyelesaikan masalah.

Padahal, memaksakan bayar tanpa sumber dana jelas berpotensi memunculkan utang baru.

  1. Gali Lubang Tutup Lubang

Menutup tagihan SPayLater dengan pinjaman dari aplikasi lain terlihat seperti solusi cepat. Kenyataannya, ini hanya mengganti satu beban dengan beban baru yang bisa lebih mahal.

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Paylater Bisa Membuat Kamu Miskin Perlahan

Banyak kasus berawal dari satu tunggakan lalu melebar menjadi banyak platform sekaligus.

  1. Terlalu Takut pada Debt Collector

Regulasi OJK menegaskan penagihan harus dilakukan secara beretika. Ancaman, kekerasan, atau penyebaran data pribadi tidak dibenarkan.

Ketakutan berlebihan sering membuat orang kembali berutang hanya demi menghentikan telepon penagihan.

  1. Berharap Solusi Instan

Tidak ada jalan ajaib. Tanpa menghitung pemasukan dan kebutuhan pokok, pembayaran hanya menjadi siklus stres tanpa ujung.

  1. Tidak Pernah Menghubungi Shopee

Ini salah satu yang paling merugikan. Padahal tersedia kemungkinan:

  • perpanjangan jatuh tempo,
  • restrukturisasi cicilan,
  • pengurangan denda,
  • penjadwalan ulang pembayaran.

Komunikasi menunjukkan itikad baik dan sering membuka peluang keringanan.

  1. Menghapus Aplikasi atau Ganti Nomor

Utang tidak hilang hanya karena akun ditutup. Data tetap terhubung dengan identitas kependudukan. Bahkan, putus komunikasi bisa membuat proses penagihan meningkat.

Risiko Nyata Jika Gagal Bayar

Memahami konsekuensi membantu pengguna bersikap lebih rasional.

Denda dan Bunga Bertambah


Berita Terkait


News Update