Ingin Modal Usaha Rp100 Juta? Simak Cara Pengajuan KUR BNI 2026 dan Ketentuannya

Minggu 08 Feb 2026, 14:25 WIB
Tabel KUR BNI 2026 (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

Tabel KUR BNI 2026 (Sumber: Poskota/Yusuf Sidiq)

POSKOTA.CO.ID - Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 kembali menarik perhatian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Sejak diluncurkan sebagai fasilitas pembiayaan bersubsidi pemerintah, KUR BNI terus menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal kerja maupun pembiayaan investasi.

Dengan bunga flat 6 persen per tahun, program ini dianggap memberi ruang bagi UMKM untuk memperkuat permodalan tanpa terbebani suku bunga tinggi. Proses pengajuan yang semakin ringkas membuat program ini relevan dan aksesibel bagi pelaku usaha dari berbagai sektor.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini, 7 Februari 2026: Galeri 24 dan UBS Anjlok, Mana Lebih Murah?

Sekilas Tentang Skema KUR BNI 2026

Melansir dari bni.co.id, KUR BNI merupakan program pembiayaan yang didukung pemerintah untuk memperluas akses modal bagi UMKM di seluruh Indonesia. Melalui skema tahun 2026, BNI kembali menawarkan berbagai plafon pinjaman dengan tenor fleksibel, yang dapat disesuaikan kebutuhan masing-masing usaha.

Keunggulan program ini antara lain:

  • Proses pengajuan lebih cepat melalui jalur online dan offline.
  • Plafon pinjaman luas, mulai dari mikro hingga kecil.
  • Tidak memerlukan agunan tambahan untuk plafon tertentu.

Bunga dan Plafon Pinjaman KUR BNI 2026

Pemerintah kembali menetapkan bunga KUR sebesar 6 persen per tahun, atau kira-kira setara 0,5 persen per bulan. Bunga rendah ini menjadi alasan utama KUR BNI tetap diminati, terutama untuk pinjaman di bawah Rp100 juta.

Plafon pinjaman disesuaikan berdasarkan skala usaha:

  • KUR Mikro: hingga Rp50 juta
  • KUR Kecil: Rp50 juta – Rp500 juta
  • Tenor: hingga 5 tahun, tergantung tujuan pembiayaan

Bagi pelaku usaha yang membutuhkan pendanaan cepat dan terjangkau, skema ini merupakan salah satu opsi terbaik di pasar pembiayaan produktif.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Memahami syarat dan ketentuan menjadi langkah awal sebelum mengajukan KUR. Persyaratan tersebut merujuk pada ketentuan resmi BNI dan regulasi pemerintah.

Persyaratan Umum Debitur

Warga Negara Indonesia usia minimal 21 tahun atau sudah menikah

  • Usaha telah berjalan minimum 6 bulan
  • Memiliki e-KTP, Kartu Keluarga
  • Surat nikah (jika sudah menikah)
  • Memiliki NIB atau surat keterangan usaha
  • Tidak sedang menerima kredit produktif di luar program KUR

Untuk pinjaman di atas Rp50 juta, calon debitur wajib memiliki NPWP. Sementara pinjaman di atas Rp100 juta memerlukan agunan tambahan.

Kredit lain seperti KPR atau kartu kredit tidak menghalangi pengajuan, selama status pembayarannya lancar.

Cara Mengajukan KUR BNI 2026

BNI menyediakan dua jalur pengajuan, yakni online dan offline.

1. Pengajuan Online

  • Kunjungi situs eform.bni.co.id
  • Setujui syarat dan ketentuan KUR
  • Isi data diri dan data usaha
  • Menunggu verifikasi dan jadwal survei

Setelah pendaftaran, pihak BNI akan melakukan survei usaha serta wawancara kelayakan.

2. Pengajuan Offline

  • Datang ke kantor cabang BNI terdekat
  • Membawa seluruh dokumen persyaratan
  • Mengisi formulir pengajuan
  • Menyerahkan agunan jika diminta

Proses persetujuan umumnya memakan waktu 3–7 hari kerja, tergantung antrian dan kelengkapan dokumen.

Baca Juga: Paylater Makin Digemari Anak Muda, Ini Alasan di Balik Gaya Hidup Serba Instan

Simulasi Angsuran KUR BNI 2026 untuk Pinjaman Rp100 Juta

Simulasi cicilan sering menjadi pertimbangan utama pelaku usaha dalam merencanakan arus kas. Berikut simulasi angsuran per bulan dengan bunga 6 persen per tahun:

  • Tenor 12 bulan: Rp8.606.643
  • Tenor 24 bulan: Rp4.432.061
  • Tenor 36 bulan: Rp3.042.194
  • Tenor 48 bulan: Rp2.348.503
  • Tenor 60 bulan: Rp1.933.280

Semakin panjang tenor, cicilan bulanan menjadi lebih ringan. Namun total akumulasi bunga akan lebih besar, sehingga debitur perlu mempertimbangkan kondisi usaha secara realistis.

Tips Mengajukan KUR dengan Aman dan Efektif

Agar penggunaan kredit lebih aman, pelaku usaha disarankan mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Hitung kebutuhan riil usaha, jangan meminjam lebih dari yang diperlukan.
  • Kelola arus kas secara disiplin, terutama bagi usaha musiman.
  • Siapkan dokumen dengan lengkap, untuk mempercepat verifikasi.
  • Pastikan riwayat kredit baik, karena survei kelayakan menjadi faktor penting.

Dengan memahami syarat, cara pengajuan, dan simulasi angsuran, KUR BNI 2026 dapat menjadi solusi pembiayaan yang aman, terencana, dan berkelanjutan bagi UMKM di berbagai sektor.


Berita Terkait


News Update