Hana menyebut, dahulu ketika pelaku masih beraksi bisa setiap hari melakukan pembongkaran plat besi di kolong Tol Wiyoto Wiyono dan aksinya dilakukan malam hari.
"Kalau beraksi malam, kadang subuh, tapi emggak setiap hari juga. Ya pokoknya kalau ada suara berisik, ya itu biasanya mereka lagi pada beraksi," ucap dia.
Warga pun mengaku resah dengan kejadian ini, karena khawatir jalan tol bisa ambruk karena plat besi penopangnya dicuri.
Baca Juga: Diduga Hindari Jalan Berlubang di Pasar Kemis, Wanita Muda Tewas Terlindas Dump Truk
"Khawatirnya kan takut ambruk, soalnya besi itu kan buat nopang jalan tol ini," ucap Hana sambil menunjul jalan tol.
Hana berharap pengawasan bisa terus dilakukan, karena tidak menutup kemungkinan oknum pencuri akan kembali beraksi di lokasi tersebut.
"Warga sih berharap ada pengawasan. Sebenarnya warga sini juga ngawasin, cuma mereka kan gitu ya (semacam pecandu narkoba), jadi warga kadang takut juga," ujarnya. (pan)
