POSKOTA.CO.ID - Memilih layanan paylater atau pinjaman online kini tidak bisa asal. Kredivo, Shopee PayLater (SPayLater), dan Shopee Pinjam (SPinjam) sama-sama populer dan telah berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2026.
Namun, perbedaan bunga, biaya admin, serta skema cicilan membuat masing-masing punya keunggulan tersendiri. Tak sedikit pengguna mengeluhkan “bunga tersembunyi” atau biaya yang terasa mencekik.
Padahal, seluruh komponen biaya sebenarnya sudah tercantum jelas dalam Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) yang bisa dicek sebelum transaksi disetujui.
Agar tidak salah pilih, berikut ulasan lengkap perbandingan Kredivo, SPayLater, dan SPinjam secara head-to-head.
Baca Juga: Denda GoPay Later Berapa? Cek Simulasinya Jika Telat Bayar Cicilan Satu Hari
Tiga Layanan Pinjaman Digital yang Paling Sering Dibandingkan

Meski kerap disamakan, ketiga layanan ini memiliki fungsi berbeda.
Kredivo merupakan layanan paylater multi-platform yang dapat digunakan di berbagai e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, hingga merchant offline lewat Flexi Card. Layanan ini dikelola PT FinAccel Finance Indonesia dan telah berizin OJK.
Shopee PayLater (SPayLater) hanya bisa digunakan untuk belanja di dalam aplikasi Shopee. Dana tidak bisa dicairkan ke rekening, melainkan khusus transaksi pembelian barang.
Shopee Pinjam (SPinjam) menyediakan pinjaman tunai yang langsung masuk ke rekening bank pengguna. Layanan ini dioperasikan PT Lentera Dana Nusantara dan diawasi OJK.
Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Paylater Bisa Membuat Kamu Miskin Perlahan
Perbedaan fungsi ini sangat berpengaruh pada skema bunga dan biaya masing-masing.
