POSKOTA.CO.ID - Belanja online lewat TikTok Shop kini bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup digital masyarakat Indonesia. Namun, tidak sedikit pengguna yang menemukan barang incaran saat kondisi keuangan sedang pas-pasan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, TikTok menghadirkan TikTok PayLater, fitur pembayaran beli sekarang bayar nanti yang memungkinkan pengguna bertransaksi tanpa harus langsung mengeluarkan uang saat checkout.
Layanan ini menjadi alternatif populer, terutama bagi pengguna aktif live shopping dan etalase kreator.
Sayangnya, masih banyak informasi keliru beredar di media sosial, mulai dari isu pencairan limit tunai hingga anggapan aktivasi otomatis tanpa verifikasi. Artikel ini akan meluruskan fakta sekaligus menyajikan panduan lengkap penggunaan TikTok PayLater secara aman dan bijak.
Baca Juga: bank bjb dan UI Berkolaborasi Dukung Transformasi Layanan Pendidikan Tinggi
Apa Itu TikTok PayLater dan Cara Kerjanya

TikTok PayLater adalah layanan kredit digital yang terintegrasi langsung dengan TikTok Shop. Pengguna akan mendapatkan limit tertentu yang bisa digunakan untuk berbelanja tanpa pembayaran di muka.
Setelah transaksi berhasil, pengguna dapat memilih skema pelunasan, mulai dari pembayaran penuh dalam 30 hari hingga cicilan 3, 6, atau 12 bulan. Beberapa periode bahkan menawarkan promo bunga 0 persen untuk tenor tertentu.
Perlu diketahui, TikTok PayLater tidak dijalankan langsung oleh TikTok.
Layanan ini bekerja sama dengan mitra keuangan resmi seperti GoPay Later (PT Multifinance Anak Bangsa) dan Atome, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Cara Menonaktifkan Shopee Paylater dengan Aman, Ini Panduan Lengkapnya
Perbedaan TikTok PayLater dengan Metode Pembayaran Lain di TikTok Shop
Dibandingkan metode pembayaran lain seperti transfer bank, e-wallet, atau COD, TikTok PayLater menawarkan fleksibilitas cicilan yang tidak tersedia pada metode lainnya.
