Dengan proyeksi perbaikan ekonomi dan optimisme industri otomotif, pasar mobil premium di Indonesia diperkirakan memasuki fase demand yang lebih “loose” pada 2026. Penundaan pembelian yang terjadi sebelumnya berpotensi berubah menjadi realisasi transaksi.
Selama produsen mampu menjaga keseimbangan supply, menghadirkan inovasi, serta mempertahankan pengalaman dan ikatan emosional dengan konsumen, segmen mobil premium diyakini tetap menjadi salah satu pilar kuat industri otomotif nasional.
