Prilly Latuconsina Klarifikasi Konten Viral ‘Open to Work’ dan Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa 03 Feb 2026, 21:15 WIB
Prilly Latuconsina saat menyampaikan klarifikasi melalui video di akun media sosialnya, menanggapi polemik “Open to Work” yang ramai dibahas publik. (Sumber: Instagram/@prilylatuconsina96)

Prilly Latuconsina saat menyampaikan klarifikasi melalui video di akun media sosialnya, menanggapi polemik “Open to Work” yang ramai dibahas publik. (Sumber: Instagram/@prilylatuconsina96)

POSKOTA.CO.ID - Aktris sekaligus pengusaha muda Prilly Latuconsina kembali menjadi sorotan publik setelah unggahan “Open to Work” di akun LinkedIn miliknya memicu perdebatan di media sosial, termasuk LinkedIn dan X (Twitter).

Unggahan tersebut, yang belakangan diketahui sebagai bagian dari kampanye iklan sebuah produk pasta gigi, dianggap tidak sensitif terhadap kondisi pencari kerja yang tengah berjuang di tengah kompetisi ketenagakerjaan yang ketat.

Respons warganet bermunculan dengan cepat. Banyak yang menilai bahwa penggunaan fitur Open to Work oleh figur publik dapat menimbulkan persepsi keliru dan dianggap mengesampingkan realitas para jobseeker yang betul-betul membutuhkan pekerjaan.

Baca Juga: Ramai Soal Epstein Files: Benarkah Ada Simulasi Pandemi? Warganet Pertanyakan Ucapan Dharma Pongrekun

Prilly Minta Maaf Terbuka

Merespons dinamika tersebut, Prilly akhirnya mengunggah video klarifikasi yang berisi permintaan maaf secara langsung. Ia mengakui bahwa dampak yang timbul dari unggahan tersebut berada di luar perkiraan awalnya.

“Aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan,” ujar Prilly dengan nada tenang dalam video klarifikasinya

Ia menambahkan bahwa ia memahami reaksi publik yang merasa terganggu, terutama para pencari kerja yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Aku sadar posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang. Dan aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah warganet yang menilai sikap terbukanya sebagai langkah positif untuk meredakan situasi.

Klarifikasi Maksud Unggahan dan Bantahan soal Rebut Lahan Jobseeker

Lebih jauh, Prilly menjelaskan maksud utama dari penggunaan fitur “Open to Work” tersebut. Menurutnya, langkah itu dipakai sebagai bagian dari strategi kolaborasi profesional lintas industri, bukan untuk mengajukan diri sebagai pencari kerja.

“Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan siapapun, melainkan sebagai bagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update