JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Suzuki Indonesia memastikan belum memiliki rencana untuk memasarkan motor listrik di Tanah Air dalam waktu dekat.
Pabrikan asal Jepang tersebut memilih untuk memusatkan perhatian pada pemasaran serta pemenuhan permintaan model-model yang telah diluncurkan sebelumnya.
Keputusan ini diambil seiring masih tingginya kebutuhan pasar terhadap jajaran motor konvensional Suzuki yang sudah beredar sejak tahun lalu.
Head of 2W Export Sales & Sales Support Section PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hendrawan, menegaskan bahwa prioritas Suzuki pada tahun ini adalah memastikan kelancaran penjualan model eksisting.
Baca Juga: Harga Mobil Listrik Terancam Naik, Chery Nilai Hybrid Bisa Jadi Alternatif Baru
“Pada tahun ini kami masih fokus pada pemasaran dan penjualan eksisting model, seperti Access 125, Satria Pro, Burgman 125 dan lainnya,” kata Hendrawan saat ditemui di kawasan Jakarta, belum lama ini.
Ia menilai, permintaan konsumen terhadap model-model tersebut masih cukup besar sehingga perusahaan perlu memaksimalkan proses pemesanan dan distribusi terlebih dahulu.
Permintaan Pasar Masih Jadi Pertimbangan Utama
Menurut Hendrawan, tingginya demand terhadap produk yang telah dipasarkan membuat Suzuki belum melihat urgensi untuk segera memperkenalkan motor listrik di Indonesia.
Fokus utama saat ini adalah memastikan kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan baik, sebelum melangkah ke pengembangan atau pemasaran model baru di segmen elektrifikasi.
Baca Juga: Pasar Otomotif Dinamis, MG Belum Pasang Target Penjualan 2026
Spesifikasi Motor Listrik Suzuki di Pasar Global
Meski belum dipasarkan di Indonesia, Suzuki sebenarnya telah mengembangkan motor listrik berbasis teknologi Suzuki e-Technology. Salah satu modelnya, e-Access, telah menjalani serangkaian pengujian global.
