Pasar Otomotif Dinamis, MG Belum Pasang Target Penjualan 2026

Senin 02 Feb 2026, 16:45 WIB
Mobil listrik MGS5 EV 2026. (Sumber: Poskota/Erwan Hartawan)

Mobil listrik MGS5 EV 2026. (Sumber: Poskota/Erwan Hartawan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Industri otomotif nasional diperkirakan menghadapi dinamika dan tantangan sepanjang 2026.

Kondisi pasar yang fluktuatif membuat sejumlah produsen kendaraan memilih bersikap lebih hati-hati, termasuk MG Motor Indonesia yang belum menetapkan target penjualan secara spesifik.

Sebagai salah satu merek asal China yang telah lima tahun beroperasi di Indonesia, MG masih mencermati perkembangan pasar sebelum menentukan langkah agresif.

Baca Juga: Bencana Longsor Bandung Barat, Deltalube Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Penjualan MG Masih Tertinggal dari Rival Baru

Berdasarkan data penjualan ritel Januari-Desember 2025, MG mencatat distribusi kendaraan ke konsumen sebanyak 1.856 unit.

Angka tersebut menempatkan MG di bawah beberapa merek pesaing, termasuk Geely yang baru masuk pasar Indonesia pada 2025 dengan penjualan 2.194 unit.

Penampilan mobil listrik terbaru MG 2026, MGS5 EV. (Sumber: Poskota/Erwan Hartawan)

Kondisi tersebut menunjukkan persaingan ketat di segmen kendaraan elektrifikasi dan non-konvensional yang semakin ramai oleh pemain baru.

MG Pilih Tidak Pasang Target Penjualan

Menanggapi situasi pasar saat ini, Head of Marketing MG Motor Indonesia, Hary Kurniawan, menilai penetapan target penjualan di tengah kondisi yang dinamis perlu dilakukan dengan kehati-hatian.

“Kalau kita lihat kondisi pasar sekarang sangat dinamis ya. Tentu akan kurang bijak juga kalau menilai angka tertentu,” kata Hary saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Meski tidak mematok angka penjualan untuk 2026, MG menegaskan tetap berkomitmen menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

Baca Juga: Harga Mobil Listrik Terancam Naik, Chery Nilai Hybrid Bisa Jadi Alternatif Baru

MG4 EV Jadi Penopang Penjualan 2025


Berita Terkait


News Update