Kenapa Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah Dimulai 18 Februari? Simak Penjelasannya

Jumat 30 Jan 2026, 10:36 WIB
Ilustrasi. Datangnya bulan suci Ramadan 2026 (Sumber: Freepik/jcomp)

Ilustrasi. Datangnya bulan suci Ramadan 2026 (Sumber: Freepik/jcomp)

Karena itu, KHGT menggunakan prinsip ittihadul mathali’ global, bukan kriteria lokal sebagaimana lazim diterapkan dalam penentuan awal bulan di tingkat nasional.

Parameter Astronomis Penentuan Awal Bulan

Berdasarkan keputusan Majelis Tarjih, seluruh daratan bumi dipandang sebagai satu kesatuan.

Awal bulan ditetapkan apabila sebelum pukul 24.00 GMT terdapat wilayah daratan yang memenuhi dua syarat utama, yakni elongasi bulan-matahari minimal 8 derajat dan ketinggian hilal minimal 5 derajat saat matahari terbenam.

Jika syarat tersebut belum terpenuhi, KHGT menerapkan parameter lanjutan.

Pertama, konjungsi bulan harus terjadi di Selandia Baru sebelum waktu fajar, mengingat wilayah ini termasuk kawasan berpenduduk paling awal memulai hari.

Baca Juga: Menjelang Ramadan 2026, Ini 3 Amalan Penting untuk Menyempurnakan Ibadah Puasa

Kedua, pada saat yang sama, syarat elongasi dan ketinggian hilal harus terpenuhi di daratan benua Amerika sebagai penanda akhir siklus 24 jam global.

Hasil Hisab Awal Ramadan 2026

Berdasarkan hasil hisab, konjungsi bulan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12:01:09 GMT. Namun hingga batas pukul 24.00 GMT, tidak ada wilayah yang secara langsung memenuhi dua syarat utama tersebut.

Oleh sebab itu, Majelis Tarjih menggunakan parameter lanjutan. Di Selandia Baru, yang pada Februari menggunakan waktu musim panas (UTC+13), konjungsi terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat, sebelum fajar.

Selanjutnya, di benua Amerika, wilayah Bethel, Alaska, menunjukkan elongasi bulan telah melampaui 8 derajat dan ketinggian hilal melebihi 5 derajat.

“Walaupun wilayahnya kecil dan penduduknya sedikit, tetap sah karena yang dijadikan acuan adalah daratan, bukan jumlah populasi,” tegas Rahmadi.

Baca Juga: Zakat Fitrah Harus Berupa Apa? Simak Penjelasan Lengkapnya Menjelang Idulfitri

Hilal di Indonesia Bukan Penentu


Berita Terkait


News Update