Zakat Fitrah Harus Berupa Apa? Simak Penjelasan Lengkapnya Menjelang Idulfitri

Rabu 28 Jan 2026, 14:08 WIB
Ilustrasi zakat fitrah (Sumber: Pinterest/grammeri3)

Ilustrasi zakat fitrah (Sumber: Pinterest/grammeri3)

POSKOTA.CO.ID - Menjelang Idulfitri, pembahasan seputar zakat fitrah kembali menjadi perhatian umat Islam. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul adalah zakat fitrah sebaiknya dikeluarkan dalam bentuk apa.

Perbedaan praktik di masyarakat membuat banyak orang ingin memastikan kewajibannya sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Dilansir dari laman resmi rumahzakat.org pada Rabu, 28 Januari 2026. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memiliki kecukupan.

Ibadah ini ditunaikan sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalani puasa Ramadan, sekaligus wujud kepedulian sosial kepada sesama, khususnya golongan yang membutuhkan.

Baca Juga: Batas Akhir Puasa Qadha Sampai Kapan? Ini Deadline Sebelum Ramadhan 2026

Bentuk Zakat Fitrah Menurut Syariat Islam

Ilustrasi beras zakat fitrah. (Sumber: Pinterest)

Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, zakat fitrah pada masa Rasulullah ditunaikan dalam bentuk makanan pokok.

Saat itu, jenisnya berupa gandum, kurma, atau bahan pangan lain yang lazim dikonsumsi masyarakat setempat.

Dari dalil tersebut, para ulama sepakat bahwa zakat fitrah pada dasarnya dikeluarkan dalam bentuk bahan makanan pokok.

Adapun ukurannya adalah satu sha’, yang setara sekitar 2,5 hingga 3 kilogram, tergantung jenis makanan yang digunakan.

Baca Juga: Ide Menu Sahur Puasa Ramadhan Hari Pertama, Praktis dan Mengenyangkan

Zakat Fitrah Beras atau Uang, Mana yang Dibolehkan?

Di Indonesia, beras menjadi makanan pokok mayoritas masyarakat. Karena itu, zakat fitrah umumnya dibayarkan dalam bentuk beras sesuai ketentuan syariat.


Berita Terkait


News Update