Baca Juga: KPK Stop Penyidikan Kasus Korupsi Tambang Sultra Rp2,7 T, Apa Alasannya?
Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Bersalah
Dalam persidangan, Noel melontarkan pernyataan yang mengejutkan publik.
Ia menyatakan siap menerima hukuman mati apabila pengadilan membuktikan dirinya bersalah melakukan tindak pidana korupsi.
Menurut Noel, pernyataan tersebut merupakan bentuk keyakinannya atas ketidakbersalahan diri sekaligus sikap moral mendukung hukuman berat bagi pelaku korupsi.
Isu “Di-Noel-kan” dan Tanggapan Purbaya
Selain menyebut partai politik, Noel juga menyinggung nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca Juga: Kena OTT, Bupati Bekasi Diperiksa KPK
Ia mengklaim memiliki informasi bahwa Purbaya berpotensi mengalami kasus serupa atau “di-Noel-kan”.
Menanggapi hal itu, Purbaya membantah keras tudingan tersebut.
Ia menegaskan tidak pernah menerima uang di luar penghasilan resmi dan menyatakan fokus penuh pada tugas kenegaraan.
"Noelkan terima duit, guakan gk terima duit," ucapnya kepada awak media.
Kasus K3 Kian Menyita Perhatian Publik
Pernyataan kontroversial Noel mengenai partai berhuruf K, kesiapan dihukum mati, serta penyebutan nama tokoh publik membuat perkara ini semakin ramai diperbincangkan.
Isu tersebut berkembang luas di media dan ruang publik nasional.
