POSKOTA.CO.ID - Gagal bayar atau galbay Shopee PayLater untuk pertama kali kerap memicu kepanikan berlebihan di kalangan pengguna.
Tidak sedikit debitur yang langsung diliputi rasa panik, takut berlebihan, bahkan mengambil langkah gegabah setelah menyadari tagihan telah jatuh tempo.
Padahal, ada sejumlah hal penting yang perlu diketahui agar pengguna tidak salah langkah dan justru memperburuk situasi.
Shopee PayLater sendiri merupakan salah satu layanan pembiayaan digital yang terbilang besar dan banyak digunakan masyarakat.
Kemudahan akses serta beragam promo diskon yang terintegrasi langsung dengan aplikasi Shopee membuat layanan ini diminati, terutama saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Namun, di balik kemudahan tersebut, risiko galbay atau keterlambatan pembayaran juga tidak bisa dihindari oleh sebagian pengguna.
Untuk itu, bagi debitur yang baru pertama kali mengalami galbay, penting untuk tetap tenang dan memahami situasi secara rasional.
Memahami risiko dan solusi yang tepat justru akan membantu pengguna mengambil langkah bijak tanpa memperparah kondisi.
Dikutip dari kanal YouTube Solusi Keuangan, pada Selasa, 27 Januari 2026, berikut adalah beberapa risiko dan solusi galbay Shopee PayLater yang perlu dipahami.
Baca Juga: Beda Podgeter dan Vape Apa? Viral Disorot Warganet usai Terungkap Mengandung Zat Berbahaya
Risiko Galbay Shopee PayLater
1. Riwayat Kredit Tercatat di SLIK OJK
Risiko paling signifikan dari galbay Shopee PayLater adalah tercatatnya riwayat kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
