DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Depok menerjunkan 675 personel dalam pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah pada 13-25 Maret 2026.
"Untuk total jumlah personil gabungan Operasi Ketupat Jaya ada sebanyak 675 anggota. Fokus pengaman dan keselamatan bagi perjalanan arus mudik lebaran sampai arus balik," kata Kasie Humas Polres Metro Depok, AKP I Made Budi kepada Poskota, Jumat, 13 Maret 2026.
Selain personel yang diterjunkan, Polres Metro Depok mendirikan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Jaya 2026 di delapan delapan titik wilayah hukumnya.
"Untuk Posyan ada di Terminal Jatijajar yang merupakan jalur mudik dan rawan macet. Sedang pendirian pospam dikategorikan rawan macer ada di Medan 9 (Simpang Margonda- Juanda), Sengon - Pancoran Mas, Bogor 8 (Simpang Tol Cijago Jalan Raya Bogor), Bundaran GDC (PLN- Sukmajaya), Kukusan - Beji, Shila Sawangan, dan Dynasti Cinere (Jalan Raya Bukit Cinere," ujarnya.
Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Joko Sembodo mengatakan, pos didirikan bagi pemudik melintasi wilayah Kota Depok.
"Pospam sendiri juga menyediakan beberapa layanan yang membantu masyarakat ketika mudik, seperti sarana pijat dan cek kesehatan," ucapnya.
Pemudik diimbau tidak melakukan perjalanan saat kondisi tubuh lelah. Sebaiknya manfaatkan pos yang disediakan untuk beristirahat sejenak.
"Jika mengantuk dijalan jangan dipaksakan jalan cukup membahayakan dapat menimbulkan kecelakaan. Lebih baik istirahat, dan jangan lupa cek kendaraan sebelum jalan baik rem, tekanan angin, dan hindari membawa barang sampai overload cukup membahayakan juga," katanya.
Baca Juga: Suami Bunuh Istri Siri di Depok, Pelaku Emosi Ajakan Hubungan Ditolak Korban
Selain itu, tersedia layanan bengkel kendaraan yang dapat dimanfaatkan pemudik agar perjalanan tetap aman.
