Dalam upaya penanganan, Yohan mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air serta memastikan saluran berfungsi optimal.
“Kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat melalui kolaborasi lintas dinas bersama lurah dan camat setempat,” ucap Yohan.
Karena itu, Yohan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 apabila menghadapi situasi darurat.
