“Barang bukti yang disita cerulit, satu unit motor Honda Scoopy, HP seri S7, dompet warna hitam, tas selempang berwarna hijau. Untuk cerulit yang dibawa JA diduga akan dipergunakan saat tawuran,” ucapnya.
Sementara saat proses pemeriksaan, SM mengaku tidak mengetahui terkait adanya sajam.
Ia pun mengatakan bahwa dirinya hanya diajak seorang teman untuk jalan naik motor.
“Saya tidak membawa sajam. Tadinya kami mau ketemu Raja Bangor Street (RBS) di Citayam dengan konvoi lewat Jalan AMD Sasakpanjang, tapi malah kami diamankan. Temen-temen spontan coba membebaskan kami, tapi malah terjadi bentrok,” kata SM.
