POSKOTA.CO.ID - Layanan buy now pay later (BNPL) semakin menjadi andalan masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan belanja online.
Salah satu fitur yang paling banyak digunakan adalah Lazada PayLater, layanan kredit digital yang terintegrasi langsung di aplikasi Lazada dan memungkinkan pengguna berbelanja tanpa kartu kredit.
Memasuki tahun 2026, penggunaan Lazada PayLater terus mengalami pertumbuhan signifikan. Jumlah pengguna aktif telah melampaui 8 juta orang, dengan nilai transaksi mencapai miliaran rupiah setiap bulan.
Tren ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembayaran fleksibel berbasis digital.
Baca Juga: Aktifkan Fitur Pinjaman DANA PayLater Terbaru di Aplikasi DANA, Ini Caranya
Apa Itu Lazada PayLater dan Bagaimana Sistem Kerjanya?
Lazada PayLater merupakan fitur pembayaran yang memungkinkan pengguna berbelanja terlebih dahulu dan melakukan pembayaran di kemudian hari. Mekanismenya mirip kartu kredit, namun proses pengajuannya jauh lebih cepat dan sepenuhnya dilakukan secara digital melalui aplikasi Lazada.
Setelah fitur ini aktif, pengguna akan memperoleh limit belanja tertentu yang dapat digunakan saat checkout. Pada tahap pembayaran, pengguna cukup memilih Lazada PayLater sebagai metode pembayaran, lalu barang dapat langsung diproses tanpa perlu transfer dana di awal.
Tagihan akan muncul sesuai dengan skema pembayaran yang dipilih. Untuk kebutuhan jangka pendek, tersedia opsi pembayaran penuh dalam waktu 14 hari tanpa bunga. Sementara untuk pembelian bernilai besar, Lazada PayLater menyediakan cicilan 3, 6, hingga 12 bulan dengan bunga sekitar 2,6 persen per bulan.
Lonjakan Pengguna dan Keamanan Layanan di Tahun 2026
Lazada PayLater tidak berdiri sendiri dalam operasionalnya. Layanan ini dijalankan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti Kredivo, Akulaku, dan Home Credit.
Kolaborasi tersebut memastikan seluruh proses transaksi berjalan secara legal dan aman. Selain itu, sistem persetujuan berbasis teknologi kecerdasan buatan membuat proses aktivasi menjadi lebih cepat dibandingkan pengajuan kredit konvensional.
Limit Lazada PayLater yang Ditawarkan
Besaran limit Lazada PayLater bersifat variatif dan disesuaikan dengan profil risiko masing-masing pengguna. Pada tahun 2026, limit yang diberikan berkisar mulai dari Rp500 ribu hingga Rp15 juta.
