Cuaca Ekstrem Berlanjut, Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Banjir dengan 112 Pompa dan OMC

Jumat 23 Jan 2026, 14:36 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem di Jakarta (Sumber: Pinterest/Annie Bardakejian)

Ilustrasi cuaca ekstrem di Jakarta (Sumber: Pinterest/Annie Bardakejian)

Ika menambahkan, pengerukan juga dilakukan di waduk, situ, embung, serta saluran mikro yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

“Sepanjang 2025, volume pengerukan mencapai 919.173 meter kubik. Untuk tahun 2026, hingga 19 Januari, total pengerukan sudah mencapai 25.746 meter kubik,” jelasnya.

Operasi Modifikasi Cuaca Kembali Digelar di Wilayah Hulu

Di sisi lain, BPBD DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Jumat pagi.

Sebanyak 800 kilogram bahan semai Kalsium Oksida (CaO) disebarkan di wilayah udara Kabupaten Bogor.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan penerbangan OMC dilakukan sekitar pukul 09.15 WIB dengan sasaran awan hujan di wilayah Bogor sebagai daerah hulu.

“OMC terus dilakukan karena berdasarkan prakiraan BMKG, hujan masih berpotensi terjadi di Jakarta dan sekitarnya,” kata Isnawa.

Baca Juga: Detik-detik Rumah Roboh di Jaksel Akibat Longsor, Sang Ayah Terluka Tertimpa Bangunan

BPBD DKI Jakarta juga mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan berlangsung hingga 24 Januari 2026.

Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.


Berita Terkait


News Update