Bolehkah Menggabung Niat Puasa Syaban dan Qadha Ramadhan? Simak Hukum, Bacaan, serta Tata Caranya

Kamis 22 Jan 2026, 06:55 WIB
Ilustrasi. Niat puasa qadha Ramadhan dapat digabung dengan puasa sunnah Syaban dalam satu waktu. (Freepik/jcomp)

Ilustrasi. Niat puasa qadha Ramadhan dapat digabung dengan puasa sunnah Syaban dalam satu waktu. (Freepik/jcomp)

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhaa'i fardhi syahri ramadhaana lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

“Aku berniat mengqadha puasa Bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta'ala.”

Bacaan Niat Puasa Sunah Syaban

Selain niat qadha Ramadhan, umat Islam juga dapat membaca niat puasa sunnah Syaban sebagai ibadah tambahan.

Lafal Arab:

‎نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Arab Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati Sya‘bana lillahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT.”

Baca Juga: Mati Listrik 7 Hari di Indonesia, Apakah Benar atau Hoaks? Ini Fakta Sebenarnya dan Penjelasan PLN

Tata Cara Puasa Bulan Syaban

Secara umum, tata cara puasa sunnah Syaban tidak berbeda dengan puasa sunnah pada bulan-bulan lainnya. Berikut tahapan pelaksanaannya.

  • Membaca niat puasa pada malam hari: Niat puasa sunnah Syaban dianjurkan dibaca sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar.
  • Mengonsumsi sahur: Sahur dianjurkan untuk memberikan kekuatan selama menjalankan puasa, meskipun hukumnya sunnah.
  • Menyelesaikan sahur sebelum Subuh: Waktu sahur diakhiri sebelum masuk waktu Subuh atau sebelum terbit fajar shadiq.
  • Menahan diri dari hal yang membatalkan puasa: Puasa dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
  • Berbuka puasa saat Magrib: Ketika waktu Magrib tiba, umat Islam disunnahkan untuk segera berbuka puasa.
  • Membaca doa berbuka puasa: Setelah berbuka, dianjurkan membaca doa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Tata Cara Puasa Qadha Ramadhan

Pelaksanaan puasa qadha Ramadhan pada prinsipnya sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan. Berikut tahapannya.

  • Membaca niat puasa qadha pada malam hari: Niat wajib dibaca pada rentang waktu malam hingga sebelum terbit fajar sebagai salah satu rukun puasa qadha.
  • Sahur: Sahur dianjurkan untuk membantu menjaga stamina selama berpuasa.
  • Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa: Puasa dilaksanakan sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
  • Berbuka puas: Setelah matahari terbenam, puasa diakhiri dengan berbuka dan membaca doa berbuka puasa.

Berita Terkait


News Update