POSKOTA.CO.ID - Penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) sepanjang tahun 2025 mencatatkan kinerja yang solid dan menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program pembiayaan ini dinilai mampu memperluas akses modal usaha sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melaporkan bahwa realisasi penyaluran KUR 2025 hampir mencapai target nasional.
Dari sisi nominal, dana yang telah disalurkan menunjukkan capaian yang signifikan dan mencerminkan tingginya minat pelaku usaha dalam memanfaatkan skema pembiayaan bersubsidi tersebut.
Baca Juga: Bunga 6 Persen, Ini Perhitungan Cicilan KUR BRI 2026 Pinjaman Rp100 Juta
Tidak hanya dari sisi nilai penyaluran, program KUR juga menunjukkan dampak positif melalui peningkatan jumlah debitur, khususnya debitur baru.
Capaian ini mempertegas peran KUR sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus pendorong perluasan lapangan kerja di berbagai sektor usaha.
Debitur Baru KUR Lampaui Target Pemerintah
Jumlah debitur KUR 2025 tercatat mencapai 4,58 juta orang. Dari angka tersebut, sebanyak 2,7 juta di antaranya merupakan debitur baru yang baru pertama kali mengakses pembiayaan KUR.
“Artinya, capaian debitur baru melampaui target yaitu menjadi 117 persen,” ujar Maman Abdurrahman Menteri UMKM menyampaikan capaian tersebut dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa 20 Januari 2026.
Selain debitur baru, pemerintah juga mencatat peningkatan signifikan pada debitur graduasi atau pelaku usaha yang berhasil naik kelas setelah mendapatkan pembiayaan KUR. Realisasi debitur graduasi bahkan mencapai 131 persen dari target yang ditetapkan.
Baca Juga: KUR BRI 2026 Resmi Dibuka, UMKM Bisa Ajukan Pinjaman hingga Rp500 Juta, Ini Rincian Cicilannya
