Lebih lanjut, Purbaya menyebut bahwa dirinya telah melakukan koordinasi dengan Bank Sentral terkait efektivitas kebijakan yang sempat tertahan karena kurangnya sinkron respons kebijakan moneter.
Bendahara negara itu memastikan bahwa koordinasi dengan Bank Sentral kini sudah diperkuat dan telah mencapai kesepahaman untuk menjaga keseimbangan likuiditas di pasar agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan searah.
“Kami diskusi lagi dengan Bank Sentral, sekarang sudah dapat titik tengah, gimana cara memperbaiki sistem ini dengan baik agar fiskal moneter lebih sinkron,” tukas Menkeu.
