POSKOTA.CO.ID - Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan untuk memperkuat doa bersama demi terciptanya perdamaian di berbagai wilayah dunia. Seruan tersebut datang dari Jusuf Kalla yang mengajak umat Islam di Indonesia untuk memanjatkan doa khusus pada pelaksanaan Salat Jumat pekan ini.
Ketua Umum DMI (Dewan Masjid Indonesia) itu mengimbau seluruh pengelola masjid di Tanah Air agar membaca doa Qunut Nazilah secara serentak saat Salat Jumat. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap berbagai konflik yang masih berlangsung di sejumlah wilayah dunia Islam.
Seruan tersebut disampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @jusufkalla. Dalam video itu, Jusuf Kalla mengajak umat Islam memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbanyak doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT agar konflik yang terjadi dapat segera berakhir.
Menurutnya, situasi di sejumlah kawasan, khususnya di Timur Tengah, masih diwarnai konflik yang memicu krisis kemanusiaan. Karena itu, ia berharap seluruh masjid di Indonesia dapat bersama-sama memanjatkan doa Qunut Nazilah sebagai ikhtiar spiritual demi terwujudnya perdamaian.
Baca Juga: Korban Kecelakaan Pesawat Berhak Tuntut Produsen, Ini Penjelasan Ahli
Seruan Doa Bersama di Bulan Ramadhan

Dalam pesannya yang dikutip Poskota pada akun Instagram pribadinya @jusufkalla, Jusuf Kalla mengajak umat Islam memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbanyak doa agar konflik yang terjadi di berbagai wilayah dunia Islam segera berakhir.
“Dalam suasana Ramadhan ini kita berharap mendapat rahmat dan hidayah dari Allah Subhanahu wa ta'ala,” ujar Jusuf Kalla dalam unggahan videonya yang dikutip pada, 6 Maret 2026.
Ia menilai saat ini dunia Islam menghadapi berbagai persoalan dan konflik di sejumlah kawasan, terutama di wilayah Timur Tengah. Karena itu, ia berharap seluruh masjid di Indonesia dapat bersama-sama memanjatkan doa melalui Qunut Nazilah pada Salat Jumat.
“Karena itu saya mengharapkan kepada seluruh masjid di Indonesia agar pada Jumat besok membaca doa Qunut Nazilah untuk memohon hidayah Allah Subhanahu wa ta'ala,” katanya.
Menurutnya, doa bersama tersebut menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar konflik di berbagai negara dapat segera berakhir dan digantikan dengan perdamaian.
Baca Juga: Takbiran Tetap Digelar di Bali Saat Nyepi, Menag Ungkap Batasan Waktu dan Aturan
