"Karena, material tanah longsor terlihat menutup pintu air bendungan," tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Banyubiru, Ahmad Hasanudin mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
"Dikarenakan bendungan ini debit airnya sangat besar, yang kami takutkan bendungan ini longsor semua, sehingga air dari sini mengarah ke pemukiman warga, yaitu warga kampung Bantar Panjang,” kata Ahmad.
Baca Juga: Kemunculan Binatang Langka Hebohkan Warga di Menes Pandeglang
Pihaknya mengaku terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada, mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
"Cuaca curah hujan semakin kencang, yang kami khawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap masyarakat kami. Maka kami imbau agar warga tetap waspada," ujarnya. (fat)
