KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyebut tidak ada peningkatan volume kendaraan di Jakarta selama bulan suci Ramadhan 1447 H.
Kemacetan yang terjadi selama Ramadhan ini cenderung bergeser dari waktu biasanya, baik pada pagi maupun sore hari.
“Tidak ada peningkatan volume, hanya pergeseran waktu kepadatan masyarakat saja," ujar Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Robby Hefados, saat dikonfirmasi, Kamis, 5 Maret 2026.
Menurut Robby, pada pagi hari puncak kepadatan lalu lintas juga bergeser lebih siang dibanding hari normal dari biasanya menjadi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Diantisipasi, 1.150 Pohon Rawan Tumbang Sudah Diamankan di Jakarta Utara
Sedangkan, pada sore hari terjadi lebih cepat sejak pukul 14.30 hingga 15.00 WIB, terutama menuju arah Bekasi dan kawasan selatan Jakarta.
"Kalau sore hari itu dari sekitar pukul 14.30 sudah mulai padat, namun setelah buka puasa biasanya sudah kembali lancar,” kata dia.
Robby menjelaskan, perubahan pola kepadatan tersebut terjadi karena aktivitas masyarakat selama Ramadan juga mengalami penyesuaian, baik untuk bekerja maupun menjalankan kegiatan sehari-hari.
Baca Juga: Penemuan Bayi dalam Paperbag Hebohkan Warga Kramat Pela, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah strategi pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi perubahan pola pergerakan kendaraan selama Ramadhan.
“Kami menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas yang lebih responsif dengan menyesuaikan pola pengamanan di lapangan mengikuti dinamika pergerakan masyarakat,” ungkap Robby.
