POSKOTA.CO.ID - Memasuki tahun 2026, pemerintah mengonfirmasi telah menghentikan program Bantuan Langsung Tunai, BLT Kesra yang resmi berakhir pada Desember 2025.
Penghentian ini menandai babak baru dalam skema perlindungan sosial nasional, di mana fokus bantuan bergeser dari sekadar dana tunai darurat menuju program yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Meski BLT Kesra tidak lagi berlanjut, empat program bantuan sosial (bansos) inti tetap akan berjalan sepanjang tahun ini.
Pemerintah menegaskan bahwa program-program ini tidak hanya dirancang untuk memberikan dukungan finansial langsung, tetapi juga menjadi fondasi untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat dalam jangka panjang.
Baca Juga: Saldo Bansos Masih Nol Januari 2026? Ini Penjelasan Pemerintah Soal PKH dan BPNT Tahap 1
Program Bansos yang Masih Disalurkan
Berikut adalah daftar bantuan sosial yang masih aktif dan dapat diakses masyarakat pada 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH) 2026
PKH memberikan bantuan tunai bertahap kepada keluarga miskin dengan kriteria penerima tertentu. Besaran bantuan bervariasi berdasarkan komponen keluarga, mulai dari Rp225.000 hingga Rp2.400.000 per tahun untuk kategori seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
BPNT/Bantuan Pangan Non-Tunai 2026
Program ini menyediakan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan yang dicairkan per tiga bulan (Rp600.000). Dana tersebut hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pokok di e-warong atau agen yang telah ditunjuk pemerintah.
Program Indonesia Pintar (PIP) 2026
PIP ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk mendukung biaya pendidikan. Besar bantuan bervariasi: Rp450.000 per tahun untuk SD, Rp750.000 untuk SMP, dan hingga Rp1.800.000 per tahun untuk jenjang SMA/sederajat.
PBI JKN (BPJS Kesehatan Gratis)
Masyarakat kurang mampu terdaftar dapat mengakses layanan kesehatan tanpa membayar iuran, karena premi mereka sepenuhnya ditanggung pemerintah.
Baca Juga: Kabar Baik! Pemerintah Siapkan Bansos Tambahan 2026, Cair Bersamaan Awal Tahun
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Pemerintah menyediakan dua saluran utama untuk verifikasi status penerima bansos:
Melalui Situs Web
- Akses cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi sesuai KTP, masukkan nama lengkap, dan isi kode captcha.
- Klik "Cari Data" untuk melihat status dan jenis bansos yang diterima.
Melalui Aplikasi Mobile
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Lakukan registrasi dengan melengkapi data dan mengunggah foto KTP serta swafoto.
- Setelah login, pilih menu "Cek Bansos" dan masukkan data yang diperlukan.
Baca Juga: Kapan Bansos BPNT Tahap 1 2026 Cair? Ini Perkiraan Jadwal Pencairan dan Informasi Terbarunya
Perubahan Kebijakan dan Fokus Baru
Tahun 2026 menandai pergeseran kebijakan bansos dari sekadar bantuan tunai jangka pendek menuju program yang lebih berkelanjutan. Pemerintah menekankan:
- Validasi data yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
- Pemberdayaan ekonomi jangka panjang melalui pelatihan, pendampingan, dan akses modal usaha.
- Pengurangan ketergantungan penerima bansos pada bantuan tunai sesaat.
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah. Informasi mengenai pendaftaran atau pencairan BLT Kesra 2026 yang beredar di media sosial dinyatakan sebagai hoaks.
Empat program bansos yang masih berjalan diharapkan dapat terus mendukung kelompok rentan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.