Bunga KUR BRI 2026 6 Persen Flat? Ini Hitungan Cicilan dan Ketentuan Tenornya

Jumat 16 Jan 2026, 17:36 WIB
KUR BRI 2026 kembali jadi andalan UMKM. Simak penjelasan bunga flat, simulasi cicilan bulanan, serta pilihan tenor agar pengajuan kredit lebih terencana. (Sumber: BRI)

KUR BRI 2026 kembali jadi andalan UMKM. Simak penjelasan bunga flat, simulasi cicilan bulanan, serta pilihan tenor agar pengajuan kredit lebih terencana. (Sumber: BRI)

POSKOTA.CO.ID - Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 kembali menarik perhatian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di awal tahun.

Banyak pengusaha mulai mempersiapkan strategi permodalan untuk menjaga keberlanjutan usaha, memperluas skala bisnis, hingga memperbaiki arus kas operasional.

Di tengah kebutuhan modal yang terus meningkat, informasi seputar bunga KUR BRI 2026, simulasi cicilan per bulan, serta ketentuan tenor menjadi hal krusial yang wajib dipahami sebelum mengajukan pinjaman.

Pemahaman sejak awal dinilai mampu membantu UMKM mengambil keputusan finansial yang lebih matang sepanjang tahun.

Baca Juga: Cara Ajukan KUR BRI 2026 Online dan Offline, Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Jaminan

Sebagai pembiayaan bersubsidi pemerintah, KUR BRI tetap menjadi pilihan favorit karena menawarkan bunga rendah dibandingkan kredit komersial. Skema cicilan yang relatif ringan dan persyaratan yang mudah membuat program ini terus diminati oleh pelaku usaha dari berbagai sektor.

Bunga KUR BRI 2026 Masih Rendah dan Stabil

Kabar baik bagi UMKM, bunga KUR BRI 2026 dipastikan masih berada di level terjangkau. Untuk debitur yang baru pertama kali mengajukan pinjaman, bunga ditetapkan sebesar 6 persen flat per tahun. Skema flat ini berarti besaran bunga tidak berubah dari awal hingga akhir masa kredit.

Dengan sistem bunga tetap, pelaku usaha dapat lebih mudah mengatur perencanaan keuangan jangka panjang. Jumlah cicilan per bulan menjadi konsisten, sehingga risiko terganggunya arus kas usaha bisa diminimalkan.

Namun, bagi debitur yang sudah pernah menikmati fasilitas KUR sebelumnya, bunga akan mengalami penyesuaian secara bertahap.

Pengajuan kedua dikenakan bunga 7 persen flat per tahun, pengajuan ketiga naik menjadi 8 persen, hingga batas maksimal 9 persen flat per tahun. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan rekam jejak dan tingkat risiko pembiayaan debitur.

Simulasi Cicilan KUR BRI 2026 Jadi Pertimbangan Penting

Sebelum mengajukan pinjaman, pelaku UMKM disarankan untuk memperhatikan simulasi cicilan per bulan. Besaran cicilan sangat dipengaruhi oleh jumlah plafon pinjaman dan tenor yang dipilih.


Berita Terkait


News Update