Banjir Rendam Jalan Pandeglang, Ojek Tosa Kebanjiran Order

Kamis 15 Jan 2026, 19:10 WIB
Pelaku jasa ojek tosa di Pagelaran, Pandeglang, saat mengangkut warga di tengah banjir merendam jalan raya. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Pelaku jasa ojek tosa di Pagelaran, Pandeglang, saat mengangkut warga di tengah banjir merendam jalan raya. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.IDBanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang membawa dampak berbeda bagi sebagian warga. Bagi pelaku usaha jasa ojek sepeda motor roda tiga atau yang lumrah disebut ojek tosa, banjir justru menghadirkan peluang tambahan penghasilan.

Kondisi ini dirasakan para ojek tosa di Kecamatan Pagelaran dan Patia. Selama beberapa hari akses jalan Patia–Pagelaran terendam banjir dan tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Salah seorang pengemudi ojek tosa asal Kecamatan Patia, Jaman, mengaku memanfaatkan situasi tersebut dengan mengangkut warga dan kendaraan melintasi genangan air.

"Selama bencana banjir ini saja saya jadi ojek tosa. Karena banyak warga yang tidak bisa melintas di jalur Patia-Pagelaran, lantaran akses jalannya terendam banjir," ungkap Jaman, Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga: Polres Bogor Bakal Terapkan Gage dan One Way di Jalur Puncak saat Libur Panjang Isra Miraj

Ia menyebut penghasilannya meningkat dibanding hari normal. Dalam sehari, Jaman bisa meraup pendapatan Rp150 ribu hingga Rp200 ribu.

"Alhamdulillah, lumayan bisa nambah-nambah uang buat kebutuhan sehari-hari," katanya.

Menurut Jaman, tarif jasa ojek tosa tidak dipatok. Untuk mengangkut sepeda motor, warga biasanya membayar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per unit, sementara penumpang dikenakan Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per orang.

"Kalau orang itu sebesar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per orang. Saya tidak matok ongkos, sedikasihnya saja," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada hari biasa kendaraan tosa miliknya digunakan untuk mengangkut hasil panen dan barang milik warga.

"Kalau biasanya sih penghasilannya paling besar dapat Rp50 ribu sampai Rp70 ribu. Tapi alhamdulillah sejak ada banjir ini membawa berkah bagi kami," tuturnya.


Berita Terkait


News Update