Baca Juga: DLH DKI Siagakan 1.790 Petugas Tangani Sampah Banjir Jakarta
Jaman menambahkan, ruas jalan Pagelaran–Patia memang kerap terendam banjir setiap musim hujan sehingga tosa menjadi andalan warga untuk melintas.
"Jadi, kami siapkan kendaraan roda tiga jenis tosa untuk kebutuhan warga melintas di jalur ini," katanya.
"Saya tidak matok harga, tapi rata-rata untuk mengangkut motor itu ada yang ngasih paling besar Rp20 ribu, kalau orang Rp10 ribu paling besar," sambungnya.
Sementara itu, salah seorang penumpang ojek tosa, Asep, mengaku terpaksa menggunakan jasa tersebut karena genangan air masih cukup tinggi.
"Saya dari Patia hendak ke Labuan melalui jalur ini. Karena jalannya terendam banjir, saya harus naik ojek tosa, karena motor saya gak mungkin bisa menerabas banjir," katanya.
Ia menambahkan, meski tarif tidak ditentukan, dirinya memberikan ongkos Rp20 ribu kepada pengemudi ojek tosa.
"Iya tidak dipatok ongkosnya. Seikhlasnya saja ternyata, saya ngasih Rp20 ribu," tambahnya.
