Kapan KUR BRI 2026 Dibuka? Ketahui Cara Pengajuan, Syarat, dan Tips Lolos BI Checking

Rabu 14 Jan 2026, 20:01 WIB
Update terbaru syarat dan ketentuan KUR BRI tahun 2026. Informasi resmi tentang plafon, bunga, jadwal buka, dan perbedaan dengan tahun sebelumnya. (Sumber: BRI)

Update terbaru syarat dan ketentuan KUR BRI tahun 2026. Informasi resmi tentang plafon, bunga, jadwal buka, dan perbedaan dengan tahun sebelumnya. (Sumber: BRI)

POSKOTA.CO.ID - Antusiasme pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai menyambut informasi terbaru mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk tahun 2026.

Program yang menjadi andalan pembiayaan terjangkau ini kembali menjadi sorotan, dengan para pelaku usaha bersiap memenuhi syarat dan menunggu jadwal pembukaan resmi.

Berdasarkan pantauan dari kanal resmi perbankan dan praktisi keuangan, skema dan persyaratan dasar KUR BRI 2026 diprediksi tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Program dengan bunga bersubsidi pemerintah ini tetap menjadi pilihan utama karena kemudahan dan fleksibilitas prosesnya dibanding pinjaman komersial.

Baca Juga: Cara Penghitungan Top Up di Bank BRI Lengkap dan Akurat, Ini Penjelasan Resminya

Jadwal Pembukaan: Tunggu Sinyal Resmi Pemerintah

Mengacu pada pola tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran KUR BRI umumnya dibuka pada periode Januari hingga Februari. Namun, kepastian jadwal sangat bergantung pada penetapan kuota, plafon, dan besaran subsidi bunga oleh pemerintah.

Sebagai penyalur utama, BRI harus menunggu surat keputusan resmi dari pemerintah sebelum membuka pendaftaran. Jika tidak ada perubahan kebijakan, pendaftaran dapat dimulai sejak awal tahun.

Informasi resmi akan disampaikan melalui kantor cabang BRI, website (bri.co.id), dan media sosial resmi bank. UMKM disarankan aktif memantau kanal-kanal tersebut agar tidak kehilangan momentum pendaftaran.

Baca Juga: Cara Top Up KUR BRI 2026: Ini Syarat, Bunga per Tahun, dan Angsuran Berdasarkan Plafon

Syarat dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Secara umum, syarat utama pemohon adalah Warga Negara Indonesia dengan usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan. Dokumen yang wajib disiapkan meliputi:

  • KTP dan Kartu Keluarga (KK) pemohon.
  • Bukti legalitas usaha: Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau alternatifnya Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/desa.
  • Untuk pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) menjadi dokumen wajib.

Baca Juga: Benarkah KUR BRI Bebas Agunan? Simak Ketentuan Plafon dan Jenis Pinjamannya

Pentingnya Riwayat Kredit dan Tips Lolos Persetujuan

Selain dokumen, aspek krusial yang akan diverifikasi bank adalah riwayat kredit atau SLIK OJK (sebelumnya BI Checking). BRI akan mengecek apakah pemohon memiliki kredit bermasalah atau masih memiliki pinjaman KUR aktif di bank lain.

Berikut strategi untuk meningkatkan peluang persetujuan:

  • Persiapkan Dokumen Secara Lengkap dan Rapi: Kelengkapan data mempercepat proses analisis bank.
  • Pastikan Usaha Aktif dan Terlihat: Petugas bank akan melakukan survei lapangan untuk menilai kelayakan dan keaktifan usaha.
  • Ajukan dengan Plafon Realistis: Sesuaikan jumlah pinjaman dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.
  • Pilih Metode Pengajuan yang Nyaman: KUR BRI dapat diajukan secara offline di kantor cabang BRI atau online melalui aplikasi BRImo dan portal khusus KUR di website BRI.

Dengan persiapan yang matang sejak dini, diharapkan lebih banyak UMKM yang dapat mengakses pembiayaan ini untuk mendongkrak produktivitas dan ekspansi usaha di tahun 2026.


Berita Terkait


News Update