Patricia diketahui memiliki latar belakang Indonesia – Jerman – Tionghoa, sebuah kombinasi budaya yang membentuk kepribadiannya menjadi sosok yang terbuka, modern, namun tetap menjunjung nilai keluarga.
Diketahui, ayahanda Patricia adalah Dr. Soenarjo Hadi, seorang dokter senior yang telah berpulang pada tahun 2014.
Meski sang ayah telah lama meninggal dunia, pengaruh Dr. Soenarjo Hadi disebut sangat besar dalam membentuk karakter dan prinsip hidup Patricia.
Semasa hidupnya, Dr. Soenarjo Hadi dikenal sebagai dokter yang berdedikasi dan intelektual yang sangat dihormati.
Ia disebut sebagai figur panutan, baik di lingkungan profesional maupun keluarga.
Latar belakang keluarga yang kuat secara moral inilah yang dinilai turut memudahkan Patricia diterima di lingkungan elit keluarga Cendana, yang dikenal memiliki standar tinggi dalam memilih pasangan hidup.
Baca Juga: Polisi Dalami Laporan Dugaan Penistaan Agama oleh Pandji Pragiwaksono
Selain itu, rasa penasaran publik mengenai keyakinan Patricia Schuldtz akhirnya terjawab. Patricia Schuldtz diketahui beragama Islam.
Fakta ini terkonfirmasi melalui rangkaian prosesi pernikahan yang dijalani secara islami.
Mulai dari acara pengajian, siraman, hingga prosesi akad nikah, seluruh rangkaian dilaksanakan sesuai dengan tradisi Islam.
Hal tersebut sekaligus menepis berbagai spekulasi yang sebelumnya beredar di media sosial.
Pada saat akad nikah, Darma Mangkuluhur memberikan mas kawin berupa seperangkat alat salat.
