Biaya Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Rp254 Juta, Pramono Anung: Rp102 Miliar Penataan Kawasan Kuningan

Rabu 14 Jan 2026, 15:44 WIB
Pemprov DKI memulai pembongkaran 109 tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Pemprov DKI memulai pembongkaran 109 tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Januari 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pembongkaran 109 tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan mengeluarkan biaya sebesar  Rp254 juta. Sementara untuk penataan kawasan Kuningan memakan biaya sebanyak Rp102 miliar.

Hal itu disampaikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau tiang monorel di Rasuna Said yang dibongkar pada Rabu, 14 Januari 2026.

"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya Rp254 juta. Kemudian untuk penataan secara keseluruhan nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestrian diperkirakan sebesar Rp102 miliar," kata Pramono pada Rabu, 14 Januari 2026.

Pramono menyampaikan, penataan kawasan Kuningan, Jakarta Selatan yang diantaranya termasuk pembongkaran tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said itu ditargetkan rampung pada September 2026.

Baca Juga: Daftar Sinetron Aurelie Moeremans dan Nikita Willy, Pertama Kali Main Bareng di Sinetron Ini

"Jadi penataannya yang dibuat adalah penataan dibuat jalan. Kemudian saluran trotoar, penerangan jalan umum, dan sarana kelengkapan lainnya,  juga tentunya estetika dari trotoar dan taman-taman yang ada," ucapnya.

"Sehingga Rp102 miliar itu untuk kebutuhan tersebut. Dan itu sudah dikaji lebih dan secara mendalam," sambungnya.

Pengerjaan dan Rekayasa Lalu Lintas

Pengguna jalan melintas di dekat tiang monorel yang mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta. (Sumber: Poskota | Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)

Pembongkaran tiang monorel mangkrak ini dipastikan akan dikerjakan pada malam hari. Hal tersebut dilakukan agar dalam pelaksanaannya tidak mengganggu aktivitas masyarakat,

Pramono juga meminta pihak terkait agar selama pembongkaran dilakukan, lalu lintas tetap diperhatikan.

Baca Juga: Sosok Anak dan Istri Roby Tremonti Siapa? Ini Fakta Keluarga yang Disorot Usai Memoar Aurelie Moeremans Bikin Geger

“Pengerjaan akan dilakukan malam hari dan tidak ada penutupan jalur. Saya sudah minta kepada Bina Marga dan Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas tetap dijaga supaya tidak macet di tempat ini, karena ini jalur utama,” ujarnya.


Berita Terkait


News Update