Dalam situasi seperti ini, KPM disarankan untuk rutin melakukan pengecekan saldo KKS atau memantau status bantuan melalui pendamping sosial dan kanal resmi Kemensos. Langkah ini penting untuk memastikan apakah bantuan masih dalam proses pencairan atau menunggu penyesuaian data.
“Jangan hanya mengandalkan informasi dari satu sumber. Cek saldo secara berkala dan pastikan data Anda aktif di SIKS-NG,” kata Areon Agus.
Kemensos sendiri kerap mengingatkan bahwa keterlambatan pencairan bansos bisa terjadi karena proses pemadanan data, perubahan status ekonomi KPM, atau penyesuaian kebijakan anggaran.
Baca Juga: Benarkah KUR BRI Bebas Agunan? Simak Ketentuan Plafon dan Jenis Pinjamannya
Bansos Tahap 1 Tahun 2026: Belum Ada Tanda Pencairan
Selain tahap 4, perhatian masyarakat juga tertuju pada bansos tahap 1 tahun 2026. Namun hingga 13 Januari 2026, belum terlihat tanda-tanda pencairan di sistem. Areon Agus menyebut kondisi ini dengan istilah “belum ada hilal”, yang berarti belum ada indikasi awal pencairan.
“Untuk tahap 1 tahun 2026, sampai hari ini memang belum ada pergerakan di sistem. Jadi, teman-teman diminta bersabar,” ujarnya.
Secara historis, pencairan bansos tahap 1 biasanya dimulai pada akhir Januari atau awal Februari. Pola ini mengacu pada proses administrasi awal tahun, termasuk penetapan anggaran dan pemutakhiran data KPM. Oleh karena itu, keterlambatan di pertengahan Januari masih dianggap wajar.
Dalam penutup informasinya, Areon Agus mengimbau masyarakat agar tidak panik apabila saldo bantuan belum masuk. Ia menekankan pentingnya mengikuti update dari sumber terpercaya dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.
Pemerintah melalui Kemensos juga berulang kali menegaskan bahwa seluruh penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan akuntabel. Informasi resmi biasanya disampaikan melalui situs Kemensos, media nasional, serta pendamping sosial di daerah.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bansos tahap 4 PKH dan BPNT masih berpotensi cair hingga Januari 2026 secara bertahap, sementara bansos tahap 1 tahun 2026 belum dimulai hingga pertengahan Januari. KPM diharapkan terus memantau status bantuan dan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
