JAMBI, POSKOTA.CO.ID - Insiden kekerasan yang melibatkan guru dan siswa terjadi di SMK Negeri 3 Tanjabtim (Tanjung Jabung Timur), Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.
Peristiwa tersebut menyita perhatian publik setelah rekaman videonya tersebar luas dan viral di media sosial, memperlihatkan situasi ricuh yang terjadi saat jam kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.
Dalam video yang beredar dan viral, seorang guru pria tampak terlibat cekcok dengan sejumlah siswa hingga berujung pada aksi pengeroyokan.
Kericuhan itu memicu keprihatinan masyarakat, terutama terkait keamanan dan kenyamanan di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi guru dan peserta didik.
Baca Juga: Antam Buka Suara soal Kabar Ledakan di Area Tambang Bogor, Ini Penjelasan Resminya
Tayangan tersebut menimbulkan kekhawatiran publik serta mendorong desakan agar pihak sekolah dan instansi terkait segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah tegas atas insiden tersebut.
Video Viral Perlihatkan Guru Dikeroyok Siswa
Dalam video berdurasi sekitar 49 detik, terlihat seorang guru pria mengenakan seragam dinas sekolah terlibat adu argumen dengan beberapa siswa di luar kelas.
Cekcok mulut tersebut kemudian berubah menjadi kericuhan, hingga guru tersebut diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswa yang terlihat emosi.
Aksi kekerasan itu sempat dilerai oleh guru lainnya yang kemudian mengamankan korban ke salah satu ruangan di dalam sekolah. Namun, situasi belum sepenuhnya kondusif karena pada video lain terlihat guru tersebut mengejar beberapa siswa hingga ke luar pekarangan sekolah.
Ucapan Guru Diduga Picu Emosi Siswa
Berdasarkan informasi yang beredar, insiden tersebut diduga dipicu oleh ucapan sang guru yang dianggap menyinggung perasaan siswa.
Guru tersebut disebut melontarkan kalimat yang mengaitkan kondisi ekonomi orang tua murid dengan sebutan “miskin”, sehingga memancing reaksi keras dari para siswa.
