POSKOTA.CO.ID - Pencairan bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian publik di awal tahun 2026. Pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah apakah bansos tahap 4 benar-benar sudah dihentikan dan kapan bansos tahap 1 tahun 2026 mulai disalurkan.
Informasi ini penting karena menyangkut kepastian bantuan bagi jutaan masyarakat yang bergantung pada program perlindungan sosial pemerintah.
Dalam sebuah pembaruan informasi yang disampaikan host Areon Agus pada 13 Januari 2026, dijelaskan bahwa hingga pertengahan Januari, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang menyebutkan penghentian total bansos tahap 4. Artinya, peluang pencairan susulan masih terbuka.
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Tahun 2026 Tetap Berlanjut? Begini Skema Penyaluran dan Cara Cek Penerima
Update Terbaru Pencairan Bansos Tahap 4 PKH dan BPNT
Melansir dari channel Youtube @Ariawanagus, berdasarkan pengecekan terkini, pencairan bansos yang masih terpantau masuk pada awal Januari 2026 adalah Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMA sebesar Rp1,8 juta.
Bantuan ini sebenarnya sudah mulai disalurkan sejak Desember 2025, namun masih berlanjut hingga Januari 2026 bagi sebagian penerima.
Sementara itu, untuk bansos tahap 4 yang mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), proses pencairan belum sepenuhnya ditutup.
Areon Agus menegaskan bahwa hingga kini belum ada surat resmi dari Kemensos yang menyatakan bahwa bansos tahap 4 dihentikan.
“Kalau memang sudah ditutup, biasanya ada surat resmi dari Kemensos. Sampai hari ini, surat itu belum ada,” ujar Areon Agus dalam keterangannya.
Sejumlah sumber berita nasional juga mengonfirmasi bahwa pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 4 masih berjalan secara bertahap pada Januari 2026. Data pencairan tersebut menyesuaikan dengan status KPM di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation). Karena itu, tidak semua wilayah menerima bantuan secara serentak.
Kondisi ini menjelaskan mengapa masih ada KPM yang mendapati saldo bantuan masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), meski jumlahnya tidak sebanyak pencairan pada bulan-bulan sebelumnya. Pemerintah menerapkan mekanisme penyaluran bertahap untuk menyesuaikan validasi data penerima.
