Namun kabar tersebut langsung dibantah PSSI. Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa Herdman tertarik karena tantangan besar yang ditawarkan Indonesia.
Pelatih berusia 50 tahun itu melihat peluang besar untuk mendongkrak peringkat FIFA serta mengembangkan potensi pemain, termasuk pilar naturalisasi seperti Jay Idzes.
“Yang dicari bukan sekadar uang, tapi proyek dan tantangan,” ujar Arya.
Kontrak Panjang dan Proses Cepat
Keseriusan Herdman dibuktikan dengan kontrak berdurasi dua tahun yang disertai opsi perpanjangan dua tahun.
Media asing bahkan menyoroti cepatnya proses negosiasi, di mana hanya dua kali pertemuan dengan pimpinan PSSI sudah cukup meyakinkan Herdman menerima tawaran.
Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat ambisi PSSI dalam membangun Timnas Indonesia yang kompetitif.
Cesar Meylan, “Profesor Fisik” Peraih Emas Olimpiade
Sosok Cesar Meylan turut menjadi sorotan. Ia memiliki reputasi mentereng di bidang sport science dan pernah menyabet penghargaan Sport Scientist of the Year 2021.
Meylan dikenal sebagai otak di balik kebugaran Timnas Wanita Kanada saat meraih emas Olimpiade Tokyo 2020 serta Timnas Pria Kanada yang lolos ke Piala Dunia 2022.
Kombinasi pendekatan taktik Herdman dan sains olahraga Meylan diharapkan mampu mengatasi persoalan stamina yang kerap menghantui Timnas Indonesia.
