30 Tahun Rusak Parah, Warga Kalapa Cagak di Pandeglang Iuran Dana Perbaiki Jalan Rusak

Senin 12 Jan 2026, 20:24 WIB
Puluhan warga Kampung Kalapa Cagak, di Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Pandeglang, saat gotong royong bangun jalan. (Sumber: Dok. Warga)

Puluhan warga Kampung Kalapa Cagak, di Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Pandeglang, saat gotong royong bangun jalan. (Sumber: Dok. Warga)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Warga Kampung Kalapa Cagak, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, terpaksa harus memperbaiki jalan secara swadaya. Pasalnya, kondisi jalan rusak di wilayah tersebut sudah 30 tahun lamanya belum diperbaiki oleh pemerintah.

Warga dan pengguna jalan lainnya yang merasa resah dan aktivitasnya terganggu, akhirnya melakukan swadaya untuk memperbaiki jalan.

"Ini adalah kegiatan satu bentuk partisipasi masyarakat khususnya kampung Kelapa Cagak yang menginginkan jalan layak dilalui kendaraan," ungkap Ubid Subroto, seorang warga sekitar pada Senin, 12 Januri 2026.

Ubid mengatakan, jalan yang diperbaiki secara swadaya merupakan akses utama penghubung menuju Kecamatan Panimbang, Angsana, dan Sukaresmi. Menurutnya, kondisi ini menghambat mobilitas warga dan pelajar di wilayah tersebut.

Baca Juga: Super Flu Merebak, Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat Siaga Penuh

"Ini bisa dikatakan jalan kabupaten, karena ini menghubungkan tiga kecamatan Panimbang, Sukaresmi dan Angsana," katanya.

Ia berharap dan meminta agar pemerintah bisa melakukan penanganan hingga perbaikan jalan. Hal itu dilakukan agar mobilitas warga tidak terhambat.

"Kami berharap lagi progam Bang Andra sebagai gubernur Banten. Ini juga partisipasi masyarakat sangat antusias sekali untuk kelancaran transportasi," ujarnya.

Untuk bisa membangun jalan secara swadaya, masyarakat di wilayahnya iuran dana untuk membeli matrial kebutuhan perbaikan jalan.

Baca Juga: Soal Kemasan MBG Pakai Plastik Kresek, Wabup Pandeglang Ancam Tutup SPPG Nakal

"Ya, kami iuran, karena kami ingin jalan ini layak dilalui kendaraan," ucapnya.

Warga lainnya, Iyan Tariyana menuturkan, perbaikan jalan seara swadaya ini ditargetkan sampai 1,8 kilometer. Sementara itu, saat ini perbaikan baru mencapai 700 meter.

"Yang baru diperbaiki warga baru sepanjang 700 meter, total sekitar 1,8 kilometer," tuturnya.

Iyan menambahkan, jalan di wilayah sudah rusak hampir 30 tahun. Kondisi itu telah menimbulkan kecelakaan para pengendara.

Baca Juga: 2.115 Rumah di Kabupaten Serang Terdampak Cuaca Ekstrem

"Sering banyak yang terguling, petani mau ke sawah sering terguling, ibu-ibu mau ke pasar sering terguling, anak-anak sekolah juga sama dan mobil sering ambles nggak bisa bergerak," bebernya.

Ia mengaku resah melihat jalan yang tak kunjung ada perbaikan dari pemerintah. Ia berharap pemerintah bisa segera melakukan pembangunan. 

"Memohon dan berharap agar jalan ini segera dibangun dengan program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Dejahtera), karena gubernur adalah harapan kami satu-satunya," harapnya. (fat)


Berita Terkait


News Update