AISI Prediksi Penjualan Motor Tembus 6,7 Juta Unit di 2026, Tantangan Mengintai Awal Tahun

Sabtu 10 Jan 2026, 15:26 WIB
Ilustrasi penjualan motor di 2026. (Sumber: Wahana Honda)

Ilustrasi penjualan motor di 2026. (Sumber: Wahana Honda)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Memasuki awal tahun, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menilai pasar sepeda motor domestik masih menyimpan peluang pertumbuhan, meski dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi nasional.

Sejumlah faktor eksternal dan kebijakan daerah dinilai akan menjadi ujian bagi industri sejak awal tahun berjalan.

Salah satu perhatian utama datang dari kebijakan opsen pajak yang mulai diterapkan oleh beberapa pemerintah daerah. Pajak tambahan tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi minat beli konsumen jika tidak diimbangi dengan kebijakan pendukung lainnya.

“Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujar Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala.

Efek Geopolitik dan Daya Beli Jadi Perhatian Industri

Selain kebijakan fiskal daerah, AISI juga menyoroti potensi dampak kondisi geopolitik global yang dapat memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional.

Faktor tersebut dinilai berpengaruh terhadap stabilitas pasar sepeda motor di dalam negeri.

Baca Juga: Pasar Mobil Turun di 2025, Toyota, Daihatsu, hingga Hyundai Masuk 10 Besar

Sigit menjelaskan, pertumbuhan ekonomi nasional, pergerakan harga komoditas, serta kondisi cuaca menjadi variabel penting yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat sepanjang tahun ini.

Ketidakpastian pada aspek-aspek tersebut berpotensi menekan konsumsi, khususnya pada sektor kendaraan bermotor.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, AISI menilai dukungan industri pembiayaan masih menjadi faktor kunci dalam menjaga realisasi penjualan sepeda motor.

Akses pembiayaan yang kuat dan sehat diharapkan mampu membantu konsumen tetap memiliki kesempatan untuk membeli kendaraan roda dua.

Menurut Sigit, keberlangsungan dukungan pembiayaan akan menjadi penopang utama agar pasar tidak mengalami kontraksi yang signifikan.

Target Penjualan Motor di 2026

Dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi, kebijakan daerah, serta tantangan global yang berpotensi muncul, AISI memproyeksikan pasar sepeda motor domestik tahun ini cenderung bergerak stabil.

“Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta–6,7 juta unit,” kata Sigit.

Proyeksi tersebut mencerminkan sikap hati-hati industri dalam menyikapi kondisi ekonomi, sekaligus optimisme bahwa sepeda motor tetap menjadi sarana transportasi utama masyarakat Indonesia.


Berita Terkait


News Update