Sejumlah warganet kemudian mengungkap bahwa Nisya cukup aktif di media sosial dan kerap membagikan konten dengan atribut pramugari. Salah satu akun yang diduga miliknya adalah TikTok @callmesyaaa, yang menampilkan gaya hidup dan penampilan layaknya awak kabin profesional.
Alasan Menyamar: Tekanan Keluarga dan Rasa Malu
Fakta lain yang mengundang simpati publik adalah motif di balik aksi nekat tersebut. Berdasarkan keterangan yang beredar di media sosial, orang tua Nisya benar-benar percaya bahwa putrinya bekerja di maskapai penerbangan.
Akun X @teapours mengungkap kisah tersebut.
“Temen kerjaku temen sekampung sama mbak ini dan jujur aku merasa kasihan pada orang tuanya,” tulis akun tersebut.
“Ortunya beneran nggak tahu dan benar-benar mengira dia bekerja untuk maskapai. Sampai ortunya selalu bikin status Facebook ‘kami mengirimmu terbang dengan doa’ setiap kali dia terbang,” lanjutnya.
Baca Juga: Ibunda Virgoun Berang, Sebut Cucu Jadi Saksi Dugaan Aksi Tak Pantas Inara Rusli
Keterangan ini kemudian diperkuat oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menyebut bahwa Nisya sempat mengikuti proses rekrutmen pramugari Batik Air namun tidak lolos.
“Yang bersangkutan pernah melamar menjadi pramugari Batik Air, namun tidak lulus. Karena malu kepada keluarganya, dia berpura-pura sudah bekerja,” kata Yandri.
Untuk meyakinkan orang tuanya, Nisya bahkan mengenakan seragam pramugari saat hendak berangkat ke Jakarta.
“Mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya,” ujar Yandri.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf Khairun Nisya
Setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan, Khairun Nisya akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Video klarifikasi tersebut beredar melalui akun Instagram @volunteer.netizen.
Dalam pernyataannya, Nisya mengakui seluruh perbuatannya.
