POSKOTA.CO.ID - eluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnis semakin terbuka lebar dengan disahkannya aturan baru KUR (Kredit Usaha Rakyat) mulai Januari 2026.
Melalui revisi Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah menghadirkan perubahan signifikan yang mencakup peningkatan plafon hingga Rp500 juta, penerapan bunga tetap 6 persen per tahun, serta penghapusan batasan jumlah pengajuan pinjaman.
Salah satu inovasi terbesar dalam skema KUR 2026 adalah penerapan bunga flat 6 persen per tahun untuk seluruh jenis KUR, menggantikan sistem bunga bertahap yang sebelumnya dinilai memberatkan debitur.
Selain itu, aturan lama yang membatasi jumlah pengajuan berdasarkan sektor usaha seperti maksimal empat kali untuk sektor produksi dan dua kali untuk perdagangan resmi dihapuskan.
Baca Juga: KUR BRI 2026 Kapan Dibuka Penyalurannya? Cek Jenis, Syarat, hingga Nominal Pinjaman
Pemerintah memberikan keleluasaan bagi pelaku usaha untuk mengakses pembiayaan berulang selama usaha dinilai layak dan berpotensi berkembang.
Plafon Pinjaman Lebih Tinggi dengan Skema Berjenjang
BRI selaku pelaksana program KUR menyiapkan tiga skema pembiayaan sesuai tahap perkembangan usaha:
- KUR Super Mikro: untuk usaha pemula dengan plafon terbatas.
- KUR Mikro: plafon hingga Rp100 juta untuk usaha yang telah berjalan.
- KUR Kecil: plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta untuk usaha yang sedang berkembang.
Dengan tenor maksimal lima tahun, diharapkan UMKM dapat mengatur cicilan sesuai kapasitas arus kas.
Simulasi Cicilan untuk Pinjaman Rp200 Juta dan Rp500 Juta
Berikut perkiraan angsuran bulanan berdasarkan plafon dan tenor pinjaman (dengan bunga flat 6 persen per tahun):
Untuk Pinjaman Rp200 Juta
- 12 bulan: Rp17.213.286 per bulan
- 24 bulan: Rp8.866.667 per bulan
- 36 bulan: Rp6.157.000 per bulan
- 48 bulan: Rp4.933.000 per bulan
- 60 bulan: Rp3.866.560 per bulan
Untuk Pinjaman Rp500 Juta
- 12 bulan: Rp43.033.215 per bulan
- 24 bulan: Rp22.166.667 per bulan
- 36 bulan: Rp15.392.500 per bulan
- 48 bulan: Rp12.332.500 per bulan
- 60 bulan: Rp9.666.400 per bulan
Catatan: Angka bersifat simulasi dan dapat menyesuaikan hasil analisis kelayakan kredit.
