Jakarta Siaga Rob 4–6 Desember, Ratusan Pompa dan Modifikasi Cuaca Disiapkan

Kamis 04 Des 2025, 15:37 WIB
Suku Dinas SDA Jakarta Utara saat menanggulangi Rob. (Sumber: Kominfotik Pemprov Jakarta)

Suku Dinas SDA Jakarta Utara saat menanggulangi Rob. (Sumber: Kominfotik Pemprov Jakarta)

Sebanyak 16 pompa mobile dan 5.000 karung pasir disiagakan, ditambah sekitar 500 personel satgas untuk penanganan genangan.

"Seluruh tim disiagakan bekerja cepat selama potensi rob berlangsung," kata Ika.

Ika juga mengimbau warga tetap waspada.

"Warga diminta rutin memantau informasi resmi mengenai pasang laut, mengamankan barang-barang yang berada di area rendah, menghindari aktivitas di daerah pesisir saat puncak pasang, serta segera melaporkan jika terjadi genangan melalui kanal layanan pemerintah," ucapnya.

Di sisi lain, BMKG memprediksi potensi banjir pesisir pada periode yang sama. Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut koordinasi dengan BPBD, BNPB, dan BMKG terus berjalan.

Baca Juga: Banjir Rob di Jakarta Apa Penyebabnya? Simak Pemicu Utama Luapan Air Laut Hari Ini

"Hal yang berkaitan dengan cuaca. Sekarang ini pemerintah Jakarta sudah bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan Badan Penanggulangan Bencana Pusat juga dengan BMKG. Waktu-waktunya tentunya mereka yang akan menentukan," ujar Pramono.

Ia mengatakan rob dapat memperparah banjir jika tidak dilakukan mitigasi.

"Contoh, hari ini ini sebenarnya kalau nggak ada pengaturan hujan, karena apa, karena robnya lagi naik dan puncak rob itu besok pagi jam 9 pagi tanggal 5, pasti banjirnya lebih parah," ujarnya.

Rob telah terjadi di beberapa titik pesisir.

"Sekarang yang terjadi adalah kenaikan rob di beberapa tempat, Muara Angke, Martadinata dan sebagainya terjadi," katanya.

"Tetapi curah hujannya kalau dilihat kemarin mendung gelap banget, tiba-tiba terang-benderang dan hanya hujannya. Nggak mungkin kalau itu tidak kita lakukan modifikasi," sambungnya.


Berita Terkait


News Update